Notification

×

Iklan


Implementasi Program Pemerintah TPS 3R Di Pemkab Kuningan Diduga Ada Intervensi Oknum Dinas PUTR

28 September 2022 | Rabu, September 28, 2022 WIB Last Updated 2022-09-28T14:15:14Z


Salah satu wujud bangunan proyek Tempat Pengolahan Sampah Reuce Reduce Recycle (TPS 3R) dari Empat Desa di Kabupaten Kuningan

Kuningan, patroli88investigasi -  Permasalahan sampah di Indonesia masih sangat pelik, sebab dari tahun ke tahun masih banyak sampah yang belum bisa di kelola secara baik terutama sampah yang dihasilkan dari sampah rumah tangga, sehingga dalam hal ini pemerintah berusaha untuk mengurai masalah sampah tersebut, salah satunya adalah program TPS 3R (Tempat Pembuangan Sampah Reuce Reduce Recycle)

Seperti yang terjadi di Kabupaten Kuningan, tahun 2022 sekarang ini ada Empat desa yang mendapat program TPS 3R yaitu Desa Cilowa, Desa Sukaraja, Desa Wilanagara dan Desa Kertayasa. 

Program pemerintah di dalam mengurai masalah sampah diapresiasi warga karena sungguh di rasa bagus bahkan pengerjaan tersebut di serahkan kepada pemerintah desa masing masing dalam pelaksanaannya dikerjakan secara swakelola masyarakat, sehingga masuk kepada program padat karya

Namun program proyek TPS 3R tersebut di duga dimanfaatkan oleh oknum Dinas PUTR dengan menyediakan bahan baku untuk pembuatan TPS 3 R tersebut terutama dalam penyediaan Besi WF serta pengerjaannya, padahal seharusnya kewenangan pihak desa, tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun. Hal tersebut disampaikan Sekdes Sukaraja Uju juharna.

"Sesuai kesepakatan Empat desa yang mendapat program proyek TPS 3R, bahwa pengerjaan atap yang menggunakan rangka Besi WF di kerjakan oleh oihak PUTR, saya dan Kaur Ekbang hanya sebatas tim administrasi saja" ujarnya Senin (26/09/2022)

Dengan adanya intervensi dalam melaksanakan pekerjakan dari pihak ketiga di duga proyek tersebut asal mewujud, seperti salah satu jenis bahan bangunan yang digunakan, Besi contoh konkritnya, harusnya menggunakan ukuran 10 inci namun hasil investigasi di lapangan terlihat menggunakan Besi ukuran 8 kurus yang seharusnya memakai Besi ukuran 10,   sehingga mengurangi mutu dan kualitas bangunan itu sendiri, terang sumber di lapangan. (Mans/Den)

×
Berita Terbaru Update