Notification

×

Iklan


Polsek Sukolilo Surabaya Melaksanakan Pengamanan Dan Monitoring Aksi Unjuk Rasa Yang Digelar Oleh Pengungsi Luar Negeri Asal AFGHANISTAN

22 Juli 2022 | Jumat, Juli 22, 2022 WIB Last Updated 2022-07-26T09:07:46Z



Surabaya,Patroli88investigasi.com. Kapolsek Sukolilo beserta anggota melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa pada hari Kamis tanggal 21 Juli 2022 pukul 11.30 WIB telah berlangsung Aksi Unjuk Rasa dalam bentuk Longmarch yang digelar oleh Pengungsi Luar Negeri Asal Afghanistan (Penghuni Penampungan Sementara Aparna Puspa Agro dan Green Bamboo Cottages Sidoarjo) yang diikuti kurang lebih 85 orang, dengan penanggung jawab Sdr. Mohammad Akbari.



" Adapun aksi longmarch tersebut dilakukan dalam rangka mencari perhatian dari Pemerintah Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Masyarakat Indonesia dan Dunia Internasional agar lebih memperhatikan nasib para Pengungsi asal Afghanistan yang telah tinggal di wilayah Indonesia antara 7 s.d 11 tahun, tanpa ada kejelasan kapan akan diresettlement ke negara ketiga. 

" Meminta Pemerintah Indonesia dan Dunia Internasional untuk mendorong UNHCR dan IOM terkait kejelasan proses resettlement pengungsi asal Afghanistan ke negara ketiga.

" Meminta UNHCR dan IOM Indonesia untuk bertanggung jawab atas ketidak jelasan proses resettlement pengungsi luar negeri di wilayah Indonesia, yang mengakibatkan mereka harus menunggu bertahun - tahun di tempat penampungan.

Titik Kumpul Taman Flora Surabaya - Jl. Raya Manyar - Jl. Raya Menur - Jl. Manyar Kertoarjo - Jl. Raya Kertajaya Indah - Jl. Ir.Soekarno - Kantor Konsulat Jenderal Australia Surabaya.

Pukul 09.15 WIB Massa aksi Pengungsi Asal Afghanistan mulai berdatangan di titik kumpul Taman Flora, Jl. Bratang Binangun Surabaya. Pukul 10.05 WIB Kurang lebih 100 orang massa aksi Pengungsi Asal Afghanistan menata barisan dan membentangkan spanduk dan tulisan yang berisi antara lain sebagai berikut,

- We Need Our Rights

- Parliament Of Indonesia Please Take Decision For The Future of Refugees - Tolong Ambil Tindakan Untuk Masa Depan Pengungsi

- Tolong Pemerintah Indonesia, sudah 10 tahun sejak hak - hak ribuan pengungsi di Indonesia dilanggar, kami tidak memiliki hak asasi manusia disini. Jadi tolong bicarakan dengan UNHCR Indonesia tentang nasib kami atau biarkan kami meninggalkan negara anda. 10 Years Without Human Rights

- We Hazara Refugees have protest and complaint based on the international legal instruments againts UNHCR Indonesia and IOM Indonesia's inattention regarding the uncertainty of refugees in Indonesia.

- We Need Freedom

- Resettle Hazara Refugees

- End To a Decace Hustage

- SOS Help Hazara Refugees

- Stand With Afghanistan

- Resettle Afghan Refugees From Indonesia

- Real Situation of Refugees in Indonesia "Exhausting, Depression, Injustice, Harmful, Forgotten, No One Pay Attention To These People"

- We Demand Compensation From UNHCR, This Organization Played With Refugees Lives. UNHCR Stop Killing Refugees Gradually Any More.

- We Are Tired Of Unlimited Waiting Times, Please Understand Us

- We Demand To Accelerate Our Resettlement

- Afghanistan tidak aman untuk suku Hazara

- Why No One Cares Regarding Future Of Refugees

- I Stand With Refugees

- Hazara Lives Matters

- SOS Refugees Call On You To Take Action

- Afghanistan Is Not Safe

"Pukul 11.30 WIB Massa Aksi Longmarch bergerak dari titik kumpul depan Taman Flora Surabaya menuju sasaran Kantor Konsulat Jenderal Australia sambil melakukan orasi secara bergantian, yang intinya menyampaikan sebagai berikut,

- Pemerintah Indonesia, Kami Minta Tolong

- Kami Minta Resettlement

- Kami Minta Keadilan

- Jangan Tutup Mata, Tutup Telinga, Tolong dengarkan suara kami

- Kami Sudah Capek, Sampai Kapan Harus Menunggu Resettlement

- 7 Tahun, 8 Tahun, 9 Tahun, 10 Tahun, 11 Tahun Sudah Cukup Untuk Transit

- Kami sudah capek menunggu 7 - 11 tahun di tempat penampungan tanpa ada kejelasan Proses Resettlement

- UNHCR dan IOM Indonesia We Want Resettlement. We Are Tired

- UNHCR dan IOM Kami sudah tidak mau menunggu janji - janji lagi. Yang kami inginkan adalah kejelasan kapan kami akan di resettlement.

- Kami juga punya hak atas masa depan kami. disini kami hanya makan dan tidur, tidak bisa bekerja, menikah, bertemu keluarga.

" Pukul 11.40 WIB Massa aksi pengungsi asal Afghanistan tiba di depan Kantor Konsulat Jenderal Australia di Surabaya, lanjut melakukan orasi secara bergantian.

"Pukul 12.10 WIB Keseluruhan Massa Aksi Longmarch telah meninggalkan depan Kantor Konsulat Jenderal Australia di Surabaya, dalam situasi aman lancar kondusif.

"Dalam kegiatan aksi unjuk rasa tersebut masih sama menggunakan bahasa mereka seperti aksi - aksi sebelumnya sehingga sulit untuk menterjemahkannya, namun dalam pelaksanaan kegiatan berjalan lancar aman terkendali. (Rudi).

×
Berita Terbaru Update