-->
  • Jelajahi

    Copyright © Patroli88investigasi.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    FPMI Menyayangkan Statement Kapolres Sampang Yang Arogan Terhadap Wartawan

    16 June 2022, Thursday, June 16, 2022 WIB Last Updated 2022-06-16T14:44:33Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Bangkalan, Patroli88investigasi.com – Terkait beredarnya video Kapolres Sampang AKBP Arman S.IK, M.Si yang tidak akan melayani wartawan yang tidak UKW dan terdaftar di dewan pers mendapat kecaman keras dari Abdus salam selaku Pimpinan DPP LSM FPMI (Front Pemuda Madura Indonesia) dan juga Kabiro Madura Media Suara KPK Cyber , Kamis (16/06/2022)

    Dossalam" panggilan akrab Pimpinan DPP FPMI , bahwa dirinya menyayangkan seorang Kapolres Sampang sampai mengeluarkan statement seperti itu, dan ini juga mencedrai Institusi Kepolisian yang dimana Kapolri Jendral Listyo Sigit membangun Polri yang Humanis dan bisa merangkul teman - teman Journalis (Wartawan...red) yang juga menjadi 4 Pilar kekokohan Negara.


    "Dengan bahasa yang dilayangkan Kapolres Sampang yang kurang elok dan beretika, saya selaku Pimpinan DPP FPMI sangat prihatin karena seorang publik figur sekelas Kapolres" seharuanya berhati - hati berbicara bukan malah seenak nya,"terangnya.

    Berbicara itu harus sesuai data" karena Kapolres Sampang mengatakan bahwa wartawan di sampang ini ada 1000 wartawan diluar sana tidak jelas, sedangkan kenyataannya hanya ada seratus lebih, dan tidak sampek segitu, "imbuhnya.

    Selain itu, menurut Dossalam, statement dari Kapolres Sampang AKBP Arman S.IK, M.Si, melihatkan bahwasannya Kapolres Sampang "Arogansi dan tidak tahu tentang undang - undang Pers 40 tahun 1999. 

    Sangat disayangkan" seorang Kapolres malah melontarkan kata - kata atau statement yang malah membuat keadaan yang tidak kondusif dan memicu konflik antara Journalis dengan pihak kepolisian sehingga membuat hubungan tidak harmonis."Jelasnya

    Masih menurut Dos salam" seharusnya seorang Kapolres bisa merangkul teman - teman Media atau Lembaga, yang di mana ikut andil berperan penting untuk menyampaikan informasi pada publik, dan seharusnya selaku Kapolres atau pemimpin hukum yang berada di kota Sampang" bisa mengayomi dan bisa memberikan rasa aman kepada sesama rekan-rekan Media maupun Lembaga (LSM),  khususnya yang berada di Sampang, "ujar Dossalam

    "Terkait kejadian tersebut, kami dari DPP FPMI, meminta kepada Kapolda Jatim, untuk Kapolres Sampang meminta maaf kepada seluruh wartawan, secara terbuka. Dan kami meminta kepada Kapolda Jatim untuk Memberikan sanksi tegas kepada Kapolres Sampang, dan mencopot AKBP Arman dari jabatan Kapolres,"pungkasnya.

    (Rudi)



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini