-->
  • Jelajahi

    Copyright © Patroli88investigasi.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Diduga Kades watim adakan Program pembersihan tanggul Sungai tanpa kordinasi dengan Dinas PSDA

    9 June 2022, Thursday, June 09, 2022 WIB Last Updated 2022-06-09T14:33:16Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Cilacap, patroli88investigasi.com – Warga Pasuruhan bernama Karjono seorang kakek yan ahg tinggal dengan istrinya di pinggir sungai kini pindah rumah gara gara ada program pembersihan tanggul kali yang diadakan oleh pemerintahan Desa Pasuruhan. 

    Karjono bercerita bahwa awalnya bertugas menjadi juru kunci cungkup petilasan Damarwulan yang ada di Desa Pasuruhan. 

    Karjono menambahkan cerita bahwa awalnya sekedar berteduh disediakan tempat gubugan oleh kades Watim tatkala Watim menjadi kades yang periode terdahulu sebelum periode  panut menjadi kepala Desa Pasuruhan yaitu dilokasi bea pasar pasuruhan. 


    Berjalannya waktu Karjono diminta agar lokasi untuk tempat tinggal bergeser dari lokasi tempat bea .

    Sehingga Karjono rela pindah membuat hunian di area Tanggul sungai samping kios yang tidak jauh dari tempat bea pasar Pasuruhan. 

    Karjono juga menceritakan saat beberapa hari yang lalu di undang oleh kepala Desa Pasuruhan Watim untuk hadir di acara silaturahmi halal bihalal di pendopo kantor pemerintahan Desa Pasuruan .

    Di saat sambutan kades Watim menyampaikan pada seluruh yang hadir agar area Tanggul Sungai di bersihkan. 

    Sambutan kades Watim saat acara halal bihalal yang memerintahkan agar Tanggul sungai di bersihkan juga didengar oleh yang hadir dalam acara silaturahmi halal bihalal di pendopo kantor pemerintahan Desa Pasuruhan termasuk juga kadus nawin dan kadus kadus pilu. 

    Karjono mengaku kecewa karena saat minta waktu beberpa bulan apabila ingin membersihkan rumah tinggalnya yang ada di Tanggul sungai agar saat membongkar rumah tempat tinggalnya di lokasi yang akan ditempati sudah di persiapkan terlebih dahulu. 

    Namun permintaan Karjono tersebut tidak ada tanggapan dari jawaban kepala Dusun yang memuaskan.

    Bahkan Karjono mendengar apabila Pak Karjono tidak membersihkan sendiri makan akan dibersihkan dengan cara kerja bhakti.

    Karena rasa keprihatinan warga melihat kondisi nasib Karjono yang rumahnya akan di bongkar oleh Kerja bhakti bila tidak membersihkannya sendiri dari Tanggul sungai berinisiatip membantu menyediakan 8 unit mobil untuk membawa pindahan rumah tempat tinggal Karjono. 

    Kepedulian warga yang peduli dengan Karjono karena apabila dipindah oleh warga yang kerja bhakti pembersihan lokasi Tanggul dikhawatirkan kekurang hati hatian sehingga di takutkan ada barang barang yang rusak. 

    Ada sekitar 15 orang yang membantu pindahan rumah Karjono. 

    Kepala dusun Melela Desa Pasuruan  kecamatan Binangun Kadus Pilu atau juga dipanggil kadus Ragil saat berada disamping kadus nawin Rabu 8/6/2022 di area kantor pemerintahan Desa Pasuruhan menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan Tanggul sungai merupakan program pemerintahan Desa Pasuruhan. 

    Saat ditanyakan apakah pembersihan tanggul sungai sudah ada kordinasi dengan Dinas PSDA Cilacap kadus Pilu tidak bisa menjawab dan salah satu awak media di minta menanyakan sendiri pada kades Watim. 

    Sedangkan Kepala UPT PSDA Kroya sukiman saat ditanya oleh salah satu awak media melalui via HP tentang pembersihan sungai yang ada di Desa Pasuruhan mengaku tidak mengetahui dan tidak ada pemberitahuan dari pemerintahan Desa Pasuruhan. 

    Bukankah wewenang tentang Sungai bukan program Pemerintahan Desa tetapi Wewenang Dinas PSDA atau wewenang BBWS Serayu opak  ? Sehingga menjadi sebuah pertanyaan tatkala Desa Pasuruhan membuat program. Pembersihan tanggul sungai tanpa ada kordinasi dengan pihak terkait yaitu Dinas PSDA kabupaten Cilacap.

     ( Shlh)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini