Breaking News

Jiwa militan JPZIS Beres dimanapun berada merawat budaya tradisi halal bi halal Lebaran di Lingkungan tempat tinggalya



Banyumas,Patroli88investigasi.com_ NU Care-LAZISNU Setelah dua tahun tidak bisa menyelenggarakan agenda berkumpulnya warga di dua RW, baik yang dilaksanakan per RT / RW maupun per RT, dikarenakan bersama-sama harus menikmati masa pandemik C-19 dilingkungan Perumahan Griya Satria Kel Bantarsoka Kec Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas, dengan kemajemukan latar belakang dan bidang kapasitas keilmuan serta dunia usaha dan pekerjaannya, Alhamdulillah tidak sedikit juga warga yang sudah menjadi munfiq, dontaur gerakan sedekah Koin NU Care-LAZISNU yang terus bertambah kepercayaannya warga untuk mengamanahkan ZISnya ke Petugas Lapang JPZIS Beres yang juga tinggal di Perum Griya Satria Bantarsoka.




Akhir pekan, Sabtu (07/05/2022, Jam 20:00 - 23:00 Wib) Petugas Lapangan JPZIS Beres bersama-sama dengan Ketua RT. 003 RW. 010, Ketua Pengurus PKK dan Dawis menyelenggarakan tradisi bersalam-salaman atau, dengan acara saling memaafkan satu sama lain, melebur semua kesalahan dengan berbagi maaf tanpa sekat yang membatasi. “Manusia tempatnya khilaf dan salah, tentunya wajib bagi kita sebagai umat yang beragama untuk memberikan maaf satu sama lain.”



Acara Halal Bihalal dilaksanakan bawah tarub minimalis yang digelar di jalan didepan salah satu warga di jalan Griya Satria III RT. 003 RW. 010dihadiri 125 jiwa terdiri Bapak-bapak, Ibu-ibu dan Anak-anak, serta semua unsur Ketua dan Pengurus RT, PKK, Dawis, Tokoh Masyakat dan tokoh Agama serta dihadiri juga oleh Ketua RW. 010 Kel Bantarsoka Kec Purwokerto Barat yang mayoritas adalah donatur gerakan Koin NU Care-LAZISNU dengan peroleh setiap bulanya pada range 3 - 5 juta.

Ikrar Permohonan Maaf Warga diwakili oleh Djarmanto yang juga sebagai tokoh masysarakat aktifis NU Care-LAZISNU menyampaiakan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, mohon maaf lahir dan bathin, teriring Do'a : Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Ya Karim, waja'alana minal aidin wal faizin, Semoga Allah Swt Menerima semua Ibadah Kita dan Menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali suci dan mendapatkan kemenangan

Dan senantiasa dalam kebaikan lindungan bimbingan dan Ridho Allah Swt.

Sambutan Ketua RT, beliau H. Edi P menyampaikan rasa syukur Alhamdulillah, terima kasih serta apresiasi, penghargaan yang setingi-tingginya kepada Panitia, khususnya Ketua dan Pengurus PKK serta Dawis yang telah mempersiapakn segala sesuatunya untuk acara malam ini dengan tema ; *Dengan Halal bi halal kita jalin kekeluargaan, kekompakan dan persaudaraan*.

Selanjutnya, Ketua RT. 003 dan juga ketua RW. 010 secara resmi menerima lahir bathin atas ikrar permintaan maaf semua warga yang disampaikan oleh Djarmanto, selaku tokoh masyarakat Aktifis NU Care-LAZISNU, dan Ketua RT bersama ketua RW juga atas nama pengurus RT dan RW, memohon maaf lahir bathin atas semua kilaf salah, dan kekecewaan warga dikarenakan kami belum bisa memberikan pelayanan warga sesuai yang diharapkan warga, dikarenakan keterbatasan Ketua dan pengurus, marilah kita saling maaf memaafkan dan saling bantu membantu, tolong menolong dalam jiwa gotong royong kekeluargaan di dunia dan dia khirat.

Untaian hikmah yang dikemas dalam pengajian singkat dan doa oleh H. Sigit Oediarto menyampaikan betapa mulianya seorang manusia dalam kehidupan bertetangga dengan memperhatikan dan mengamalkan Pentingnya untuk merawat tradisi Silaturrahmi halal bi halal warga, karena sangat banyak hikmah dari warga yang rajinmenjalankan salah satu pekerjaan yang paling dicintai oleh Allah Swt dan Rasul-NYA. Dari sinilah akan melahirkan kebaikan-kebaikan yang pada dasarnya akan kembali kepada para pelaku silaturrahmi tersebut. Orang yang gemar bersilaturahmi akan memiliki banyak relasi, sahabat dan memiliki jiwa menuju ahli syukur serta ahli sabar.

“Mari kita bersama untuk mengkoreksi diri, kita berada pada tingkatan yang mana?” Ibarat konstruksi sebuah bangunan... sudah sampai dimana bangunan itu kita bangun?” Inilah makna silaturahmi. Setinggi apa pun ibadah kita kepada Allah Swt tetapi kita tidak menjaga tali silaturahmi maka kita tidak akan masuk Surga. Silaturahmi dengan orang tua, harus menjadi prioritas yang paling utama karena orang tua yang selalu mendoakan kita. acara ditutup dengan do'a Al-Fatihah dan Sapu Jagad yang dipimpin oleh H. Sigit Oediarto.

Halal bihalal yang berlangsung singkat dan penuh kekeluargaan ini menjadi suatu keharusan sebagai wujud aktif melestarikan budaya tradisi silaturahmi yang ada ditengah masyarakat usai merayakan Idul Fitri. Dengan melaksanakan halal bihalal, masyarakat dapat menyambung silaturahmi untuk saling memaafkan dan terbebas dari kesalahan dan dosa yang diperbuat sebelumnya. tutup Djarmanto,

*shlh.




No comments