Breaking News

Diduga Kurang Kenyang Kaur Umum Sengaja Sembunyikan Data Penerima BPNT Demi Kepentingan Pribadi


Kuningan _ Patroli88investigasi,Com_Adanya hiruk pikuk soal penggelapan BPNT di desa Kalimanggis kulon kecamatan Kalimanggis  semakin rame di beritaken oleh  beberapa media.

Di beritakan salah satu media online tentang adanya penggelapan BPNT selama dua tahun yang dilakukan oleh mantan kadus Wage yang kini menjabat kaur umum tehadap salah satu KPM atas nama Yana suryana, 

Terbongkarnya masalah tersebut ketika ada pergantian Kadus dari lama ke yang baru , seperti yang di ungkapkan kepala desa.

“Ini berawal dari kadus wage yang baru mencari data LOM atas nama Yana Suryana yang menurut informasi di pemberitaan tidak pernah mendapatkan bantuan BPNT. Saya selaku kades baru juga kaget dan merasa terkejut, " ujar kades.

Padahal, Yana Suryana itu sudah bukan warga kami dan sudah bercerai dengan juju juleha bahkan sdr Yana Suryana sudah menjadi warga cipancur kecamatan cidahu dan juga sdri juju juleha juga sudah menikah lagi sama suami baru tanggal 05/07/2018. Jadi permasalahan sendiri juju juleha juga tidak berhak lagi atas hak Yana Suryana. Bahkan, menurut keterangan ibu kaur umum sdri Jujun Juniah yang notabenya mantan kadus wage permasalah ini sudah beres secara kekeluargaan bahkan di tuangkan dalam notulen di atas materai serta sdri juju juniah telah menerima uang pengganti selama 1 tahun sebesar Rp.2.400.000 kok tau tau ada berita yang kurang enak bahkan dalam berita seolah olah kami mendatangi sdri juju juleha. Padahal saya selaku kades hanya mendampingi ibu kaur dan menjadi saksi bahkan menurut keterangan ibu kaur itu kesepakatan terjadi karna desakan dari sdri juju juleha dan pak uri yang meminta di selesaikan dan meminta ganti rugi. Saya selaku kades merasa prihatin dengan kegaduhan ini tapi saya selaku kades siap memberikan keterangan terkait kegaduhan masyarakat kami. Intinya bahwa sdr Yana Suryana sudah bukan warga Kalimanggis kulon lagi,dan sdri juju juleha juga sebenarnya tidak berhak atas bantuan BPNT ini karna dia bukan KPM dia sudah berkeluarga dengan suami baru”  jelas kades.

Lebih lanjut., Kuwu Wahidi menerangkan melalui telpon,bahwa dirinya sudah berkonsultasi dengan APDESI kabupaten bahwa permasalahan ini masih di dalami.

Rabu 11/05/22.

Namun dari kejadian tersebut banyak beragam tanggapan, seperti dari Iwan anggota Forwades angkat bicara, 

" Dengan adanya kasus yang menyeret nama oknum aparatur desa ini sebagaimana dalam hal penyaluran bantuan bpnt yang terjadi di desa tersebut nyatanya sudah menjadi gambaran bagi kita semua dimana pengelolaan penyaluran bantuan tersebut kita menganggap bahwa ini sudah disalahgunakan sehingga dengan apa yang terjadi sekarang menjadi permasalahan yang ada dilapangan.

"Hal ini sangat perlu untuk dikawal, dan diawasi oleh semua lapisan untuk mencegahnya tindakan korupsi dalam penyaluran program tersebut" ujarnya

Kalaupun toh nama penerima bantuan tersebut sudah bukan lagi warganya kenapa tidak dari awal dilaporkan ke leading sektor nya. Diduga ini terkesan dibiarkan oleh pihak perangkat desa tersebut. Sehingga banyak asumsi Masyarakat yang menganggap itu menjadi bagian untuk memperkaya diri sendiri. 

Begitu juga dengan Pihak Dinsos sendiri ini harus turut mendukung dalam pencegahan tindakan pidana korupsi. Karena kejadian seperti ini, ini harus segera di tindak lanjuti oleh dinas terkait. Nah bagaimana dinas tersebut untuk 

segera memberi pemahaman serta solusi untuk mencegah dan mengawal segala bentuk pengelolaan ataupun penyaluran serta turut mendukung komitmen pemerintah yang ingin mewujudkan penyelenggaraan negara yang bersih dan berwibawa. Tanyanya,

Kadus Jujun juniah diduga sengaja menyembunyikan hal tersebut untuk kepentingan pribadi, seharusnya Jujun melaporkan ke pihak terkait ketika ada perubahan data sejak 2018 jangan disimpan " ujar iwan


Hal ini juga di tanggapi oleh ketua APDESI kecamatan kalimanggis , Terkait hal itu apapun alasannya itu tidak dibenarkan , kalou toh mau pengalihan itu harus dibuatkan berita acara , itu pun pada dasarnya ada 3 katag

*Agus Gusbur

No comments