-->
  • Jelajahi

    Copyright © Patroli88investigasi.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Panitia Ganti Rugi Lahan proyek irigasi bendungan slinga Purbalingga, TIDAK TRANSFARAN !!

    22 April 2022, Friday, April 22, 2022 WIB Last Updated 2022-04-22T14:02:53Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Purbalingga Jateng

    Patroli88investigasi.com

    22 April 2022


      Program pemerintah yang dinaungi kementerian PUPR dalam pembangunan infrastruktur di wilayah RI ini sudah berjalan dan selalu di bangun untuk kepentingan bersama dan untuk kesejahteraan rakyat pada khususnya, tidak terkecuali yang sedang dilaksanakan saat ini  pembangunan irigasi di Bendungan slinga Purbalingga yang mana saat ini dibuat saluran irigasi .

      Namun pada proses pembebasan lahan yang mana terjadi dilapangan saat ini tidak berjalan dengan baik dan masih menyisakan polemik di masyarakat yang mana belum terealisasi nya ganti rugi lahan pada masyarakat yang terkena dampak pada saluran irigasi tersebut.


      Kami dari media Patroli88investigasi.com ketika memantau dan turun kelapangan masih ada kejanggalan yang mana masih ada beberapa kepala keluarga yang terkena dampak relokasi masih ada yang belum diberikan haknya, dalam menerima hak ganti rugi lahan.

      Pada kesempatan ini kami  dengan data yang kami peroleh dilapangan ketika menanyakan pada keluarga yang belum menerima haknya, yaitu saudara Aris mengatakan pada kami," memang benar saya sampai saat ini belum menerima hak saya, yaitu hak ganti rugi lahan yang terkena dampak saluran irigasi," ujarnya.

       Lanjutnya lagi bahwa ini terjadi karena saya tidak puas dengan panitia atau satgas yang bertugas dalam memberikan hak ganti rugi, dalam hal ini memang dari awal, saya menolak besaran ganti rugi yang diberikan oleh pihak pemerintah kepada saya, disini saya merasa tidak sesuai dalam hal besaran ganti rugi lahan karena tidak akuratnya dalam besaran ganti rugi, dan disini saya ingin TRANSFARAN dalam besaran ganti rugi lahan tersebut, semisal besaran ganti rugi nilai taksir lahan tidak transparan, saya sebagai warga masyarakat sangat mendukung dengan program dari pemerintah ini, namun tolong azaz keadilan pun harus ditegakkan dan transparansi pun harus jelas," ungkapnya.


      Bahkan saya sudah berulangkali musyawarah dengan pihak BBWS dan BPN untuk mendapatkan keadilan, karena dalam hal ini saya merasa tidak mendapatkan keadilan, pihak panitia dan satgas di sini tidak sesuai besaran luas lahan dengan nilai ganti rugi dan pula salah dalam mengukur lahan sehingga saya merasa dirugikan, ukuran lahan dalam sertifikat hak milik dengan lahan yang diukur itu jadi berkurang sehingga ada sisa lahan yang tidak di bayar ganti rugi," jelasnya lagi.

     Saya tetap bertahan tidak menerima hak ganti rugi lahan tersebut sebelum hak ganti rugi lahan saya sesuai dengan luas tanah yang saya miliki, disini saya banyak di intimidasi dan ancaman yang mana sampai pula ke pengadilan negeri Purbalingga, yang mana keputusan pengadilan pun belum maksimal karena masih belum di dapat kan kata sepakat walau pihak BBWS atau pun panitia sudah menitipkan besaran uang ganti rugi lahan buat saya, tetapi saya belum bisa menerima besaran ganti rugi tersebut, yang membuat saya merasa diintimidasi bahwa kalau tetap tidak mau menerima ganti rugi yang sudah ditentukan oleh panitia jangan salah kan kami  akan tetap digusur tegasnya, pada saya,ujar panitia," ungkap nya.


    Saya ingin besaran taksir nilai tanah atau lahan seharusnya TRANSFARAN   di perlihatkan kepada semua masyarakat , disini hanya dipanggil satu persatu penerima lahan yang terdampak, seharusnya dengan azaz keadilan besaran taksir lahan atau tanah diberikan pada khalayak umum atau ke masyarakat, walau saya tahu setiap lahan itu berbeda nilai taksirnya karena berbeda status/klas  lahan tersebut," ungkapnya lagi .

    Bahkan kami dari media  Patroli88investigasi,com bertemu dengan seorang aktifis yaitu saudara Rasno beliau mengatakan pada kami bahwa memang benar panitia atau satgas pembebasan lahan irigasi di bendungan slinga ini tidak TRANSFARAN, kenapa saya katakan ini karena besaran taksir untuk lahan yang terdampak tidak di berikan kepada semua masyarakat, dan disini pun azas keadilan pun di abaikan, besaran ganti rugi tidak sesuai dengan lahan dan banyak mengurangi ukuran lahan yang akan di ganti rugi, dan kami pun ingin tahu berapa orang atau data penerima ganti rugi ada berapa orang tidak diberitahukan, kami sebagai masyarakat ingin tahu agar transparansi terakomodir," ujarnya . 

       Kami dari redaksi Patroli88investigasi.com mencoba menghubungi lewat WhatsApp kepada panitia yaitu saudara Prayit beliau sebagai pegawai BBWS dan menjadi panitia pembebasan lahan di bendungan slinga kanan, namun tidak pernah merespon walau tautan kami di WhatsApp di baca nya, dan permohonan kami untuk mendapatkan informasi yang valid dengan pihak panitia terkendala, dan disini kami berkesimpulan panitia tidak koperatif dengan media, ada apa, dengan panitia ?

    Sampai di muat nya berita ini kami masih menunggu kerjasama nya dari panitia agar tranfaransi untuk mengedukasi masyarakat tersampaikan .

    ***(FAST RESPON/ASKEL)





    Komentar

    Tampilkan

    Terkini