Breaking News

DI KUNINGAN KETERSEDIAAN MINYAK KEMASAN AMAN , DAYA BELI MASYARAKAT YANG TIDAK AMAN


 DI KUNINGAN KETERSEDIAAN MINYAK KEMASAN AMAN ,

DAYA BELI MASYARAKAT  YANG TIDAK AMAN 


Kuningan ( Patroli 88 Investigasi. Com)

Tim Monitoring dan Pengawasan Ketersediaan Pangan (TMPKP) Kabupaten Kuningan  hari ini giat menyisir delapan lokasi dan tempat penjualan kebutuhan pokok. Sasarannya Pasar tradisonal dan pasar modern atau ritel, semisal Toserba Yogya dan Surya.

Fokus TMKP , menurut Kabag Perekonomian setda.kab Kuningan Aries Susandi  yaitu ketersediaan pangan , diutamakan  sembilan  bahan pokok kebituhan masyarakat  di pasar tradisinal dan di pasar modern. " Ini kegiatan rutinitas pemda agar ketersediaan  pangan aman dan  stabil . Saat sekarang masyarakat tidak usah khawatir kebutuhan belanja pangan tidak terpenuhi atau hilang dipasaran. Cuma , masalahnya ada kenaikan harga bahan dan barang  kebutuhan " jelas Aries tanpa merinci jenis bahan dan barang yang naik harganya serta besaran kenaikanya. 

Menyikapi krisis minyak goreng di pasaran belakngan ini , terutama minyak goreng curah di pasar tradisional , Pasar Baru dan Pasar Kepuh , TMKP melakukan inisiatif  sidak ke tempat yang merupakan rantai  distribusi minyak goreng curah . Salah satunya gudang disributor di Jalan Ir Juanda . Dalam Tim TMKP tampak Bupati Kuningan Acep Purnama dan Kapolres Kuningan AKBP Dhany Ariyanto didampingi beberapa petugas kepolisian dan Petugas Pol PP  . Hasinya , memang di gudang tersebut tidak didapatkan stock minyak goreng untuk pengiriman ke agen dan pedagang minyak di pasar trdisional " Kami sedang menunggu pengiriman minyak , jadi  belum bisa mendistribusikan minyak," jelas petugas gudang tanpa mau menjelaskan penyebab keterlambatan pengiriman.

Acep Purnama saat dipastikan keamanan ketersediaan kebutuhan pangan bulan Ramadhan dan Menjelang lebaran , " Pokoknya tenang , pihak pemerintah daerah akan selalau berupaya menjamin ketersediaan pangan ,terutama sembako . Sejauh ini keadaan pasar aman dan stabil" tegas Acep. 

Mengevaluasi kerja TMKP , Patroli 88 mencoba mengklarifikasi di lapangan , 

Rinah , pedagang warungan di lokasi pemancingan Nanggerang , mengeluh ,  "Saat sekarang  usaha memang lagi susah , harga- harga semakin melonjak . Saya yang biasa mengandalkan dari berjualan gorengan  jadi terganggu pendapatannya. Waktu minyak langka , saya sempat berhenti berjualan beberapa hari . Solusinya saya beli minyak kemasan biarpun ngantri dan mahal." ungkap Rinah , " Untuk minyak kemasan semua merk  di pasar Kramat Mulya harga perkilo berkisar antara 28 sampai 29 ribu. sedangkan harga minyak curah , kalaupun ada perkilo harganya 24  ribuan , ga tau kalau di warungan.Tapi minyak curah atau minyak kiloan susah nyarinya. Jarang ada  ," sambung Rinah lagi .(Didi Kadil Alfaruq )

No comments