Breaking News

Pembangunan Jalan Lingkar Timur-Selatan (Ancaran-Kadugede) akan segera dibangun. Bupati Kuningan H. Acep Purnama,SH.,MH

 




KUNINGAN- Patroli88investigasi.com--Pembangunan Jalan Lingkar Timur-Selatan (Ancaran-Kadugede) akan segera dibangun.  Bupati Kuningan H. Acep Purnama,SH.,MH.  melakukan sosialisasi kepada warga yang tanahnya terdampak. Sosialisasi tersebut salah satunya dilakukan di Kelurahan Citangtu, Selasa (29/3/2022).

Bupati Kuningan menuturkan, terkait sosialisasi terakhir di Kelurahan Citangtu dimana beberapa desa sudah  berjalan dengan baik. Pada prinsifnya  masyarakat antusias mendukung penuh atas  program perencanaan lanjutan  pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan (Ancaran-Kadugede) sepanjang  10.8 km yang melingkar dari arah Mulai dari Ancaran (Samping Kantor PUTR), Desa Sindangsari, Sindang Agung, Citangtu, Cibinuang, dan Windujanten (Depan Kantor Koramil Kadugede)

Tahapan pembangunan jalan ini, dikatakan Bupati Kuningan, salah satunya dilakukan sosialisasi, setelah  masyarakat mendukung, dilakukan survey dan pematokan. Ini merupakan  perencanaan yang paling mudah,  efektif,  dan efisien apalagi dihadapkan adanya bukit, lembah dan lainnya. Alhamdulillah, pembangunan jalan ini dapat dukungan penuh dari Masyarakat Kuningan  tidak ada penolakan.

Dia menerangkan, untuk pengadaan lahan dari APBD Kuningan, itu sebagai bentuk komitmen  kepada pemerintah pusat. Usai administrasi ditempuh mulai  April hingga bulan Juni, selanjutnya akan dilakukan  pembayaran  keuangan.  Setelah itu kami memiliki kewenangan membuka lahan. Adapun ketersediaan  anggaran baru sebesar 30 miliar. Untuk kepemilikan lahan ada sekitar  500 orang, nanti tinggal ukuran dan lihat klasifikasi kelas tanah dan harga tanah.

Sementara itu,  Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Ridwan Setiawan, M.Si  mengatakan,  pembangunan  strategis jalan ini termasuk skala besar. Kita sudah siapakan mulai dari perencanaan, persiapan dan pelaksanaan.  Sekarang sudah ke tahapan persiapan dengan mensosialisasikan, bahkan mulai pematokan.

“Rencana Bulan Juni 2022 sudah mulai ada ganti rugi tanah warga yang terdampak. Untuk  tanah nanti ada Tim Appraisal untuk melakukan taksiran harga tanah. Sekarang yang dilakukan pengukuran luas tanah yang dibutuhkan, persetujuan dengan pemilik, dibuatkan berita acara kesepakatan. Dan untuk pembayaran melalui rekening pemilik tanah,”ungkapnya. 

Ridwan mengatakan, dari total panjang sekitar 10, 8 Km terdapat pembangunan jembatan  sepanjang 100 m dan 30 m, rencana target diharapkan 2023-2024  bisa selesai. 

Dia menyebutkan, lokasi tanah pembangunan jalan lebih lengkapnya  berada di Kecamatan SindangAgung, diantaranya Desa Kertawangunan, Kaduagung dan Desa Sindangsari. Kecamatan Kuningan Desa Ancaran, Karangtawang, Kel. Winduhaji, Citangtu, Cibinuang, dan Kecamatan Kadugede  Desa Nangka dan Windujanten. Dengan perkiraan luas lahan 324.171.272 M2, sekitar 40 %  penggunaan tanah milik pemerintah/pemerintah desa dan sebagian milik warga.(mulus/dedentomik)

No comments