Breaking News

Ibu Bupati utusan Tim Penggerak PKK Kab Banyumas Gotong Royong bersama JPZIS NU Care-LAZISNU BERES, Lurah dan Forkompincam bantu balita stunting di Kedungwuluh



Aktifitas di hari kamis Tanggal 03 bulan 03 Tahun 2022 Jam 09:00 - 10:00 Wib , JPZIS NU Care-LAZISNU Beres Bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas di Kedungwuluh


Banyumas, patroli88investigasi.com – Meski wilayah kabupaten Banyumas sudah termasuk wilayah yang maju dari segi perekonomiannya, masih ditemukan balita yang mengalami kasus stunting atau gizi buruk.  

Ketua Tim penggerak (TP) PKK Kabupaten Banyumas, Ny Hj. Erna Husein senantiasa mengajak semua kader PKK harus aktif dan sistematis dalam pencegahan, penanggulangan dan solusi stunting, sehingga mampu menekan jumlah kasus stunting di Kabupaten Banyumas bersama-sama semua komponen termasuk JPZIS NU Care-LAZISNU.

Asron Sekretaris JPZIS NU Care-LAZISNU Beres Purwokerto Barat bersama Ibu Henny, Ibu Atin sekalu Pengurus  (TP) PKK Kabupaten Banyumas, pagi ini hadir sebagai utusan Ibu Bupati Banyumas, didampingi Forkompincam, Lurah Kedungwuluh beserta Staf dan Tim PKK Kelurahan, Ketua RT, Ketua RW setempat dan Utusan Kepala MI Ma'arif NU 1 Pangebatan, gotong royong menyaksikan penyerahan bantuan bingkisan makanan tambahan, buah-buahan, susu formula dan uang tunai 1 jt, diserahkan oleh Lurah diterima Mulyani ibu kandung dari balita sunting atas nama Daffa Dzaky Al Farizi (2 th), dan termasuk keluarga kurang mampu, beramat Di Jl. jendral Sutoyo Gang VII RT. 008 RW. 001 Kelurahan Kedungwuluh Kecamatan Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas, Kamis tanggal 03 bulan 03.tahun 2022.



Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Banyumas, diwakili Ibu Henny yang kebetulan juga bekerja di Dinkes Banyumas, memberikan kasih sayang untuk Daffa Dzaky Al Farizi dan arahan atas petunjuk Ibu Bupati kepada senua yang hadir menghimbau semua Camat, Lurah, RW, RT dan PKK, bergerak bersinergi bersama JPZIS NU Care-LAZISNU dan pemangku kepentingan di wilayah kerja masing-masing, pembinaan kepada masyarakat untuk komitmen dalam memfasilitasi, menggerakkan keluarga untuk memperbaiki pola asuh anak dan pola makan guna memenuhi asupan gizi yang baik bagi anak," kata Henny, Pengurus TP PKK Kab. Banyumas.

Siswoyo selaku Lurah Kedungwuluh didampingi Ibu Lurah berharap, sangat berterima kasih kepada JPZIS Beres untuk semua kerjasama dan bantuanya untuk warga Kedungwuluh, semoga pola hidup yang sehat menjadi budaya dan harus dimulai dari kesadaran diri sendiri masyarakat. Sehingga, akan membantu percepatan penurunan stunting, serta membantu percepatan peningkatan pencapaian indeks pembangunan manusia (IPM) di Banyumas.

DZalam menanggulangi stunting secara signifikan ini dibutuhkan kerjasama dan harmonisasi seluruh komponen yang ada di daerah, dalam mendukung program pemerintah agar bisa ditingkatkan, jika kita bergotong royong, Insyaalah lebih cepat dalam menangani kasus 11 Ribu balita stunting se Kab Banyumas dan 300 balita sunting se Kec Purwokerto Barat,” kata Djarmanto, Penasehat JPZIS NU Care-LAZISNU Beres Purwokerto Barat Banyumas.

Kapten Ali Sobirin, Danramil dan Iptu Agus Cahyono Wibowo, Kanit Binmas Polsek Purwokerto Barat, terus mengingatkan agar seluruh warga dalam aktifitas, terus lakukan pola hidup bersih sehat dilingkungan tempat tinggalnya, dan tetap prokes 5 M demi kebaikan dan kesehatan bersama-sama di masa pandemik masih belum juga usai, sambil didampingi Babinsa dan Babinkamtibmas juga berharap bisa mendapatkan kaleng koin NU Care-LAZISNU untuk bersedekah.

Camat Purwokerto Barat Agus Sriyono mewakili Keluarga penerima bantuan dan Forkompincam serta seluruh yang hadir menyampaikan apresiasi, terima kasih kepada Ibu Hj Erna Husein yang diwaliki oleh Pengurus TP PKK Kab Banyumas telah bergotong royong bersama JPZIS NU Care-LAZISNU Beres, hadir memberikan bantuan, yang bersumber dari sedekah uang receh / koin warga, Kesemuanya menjadi penyemangat kami untuk terus bisa bergabung di lapangan bantuan sosial kemanusiaan dan solusi stunting yang dilakukan secara terkoordinasi dengan kami pemerintah daerah. Mari kita bergabung menjadi peserta  Gerakan Sedekah Pagi dengan Kaleng Koin NU Care-LAZISNU, baik secara pribadi maupun institusi, dan kami juga ingin memiliki kaleng koin NU Care-LAZISNUnya, tutup Camat Purwokerto.

(shlh)

No comments