Media Partner

Media Partner

Breaking News

Vaksinasi Serentak se-Indonesia, kepala desa dan pihak dinas terkait Instruksikan Akselerasi ke Lansia dan warga masyarakat desa karang Tawang




Cilacap,Patroli88investigasi.com_  Desa  karang Tawang dan pihak puskesmas Nusawungu mengadakan kegiatan percepatan akselerasi vaksinasi serentak seluruh Indonesia dengan hadir secara langsung di pendopo baledesa ,  Selasa (11/1/2022).

Dalam kegiatanya kades  meminta kepada seluruh jajarannya di wilayah dengan bersinergi seluruh warga  terkait, untuk terus mengejar target vaksinasi khususunya di wilayah desa karang Tawang.

"Ini secara nasional dilaksanakan vaksinasi serentak dengan target sasaran 1 juta lebih. Harapan kita, bisa terus mengejar pencapaian vaksinasi. Sehingga wilayah yang masih kurang atau di bawah 70 persen untuk segera mengejar ketertinggalannya," kata Niko selaku pemdes karang Tawang usai meninjau percepatan akselerasi vaksinasi tersebut. 

Babbin dan babinkamtibmas Polsek Nusawungu itu dan pihak puskesmas menekankan, kepada wilayah yang sudah mencapai atau melebihi target 70 persen, untuk segera melakukan percepatan vaksinasi terhadap masyarakat Lanjutnya

"Kemudian dari jumlah penduduk desa tersebut sebanyak 6350   jadi vaksin di desa karang Tawang sudah hampir mencapai 80%dan lansia juga sudah 60 persen

Dalam   menyelesaikan ini dalam waktu dua minggu untuk bisa mencapai 100 persen," ujar pemdes tersebut

Menurut Niko  percepatan vaksinasi terhadap masyarakat menjadi penting. Mengingat, saat ini telah dimulainya kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Dengan disegerakannya proses vaksinasi, hal itu akan meminimalisir risiko-risiko penyebaran virus corona. 

"Ini menjadi penting karena PTM sudah lama  dibuka. Sehingga mau tidak mau ada potensi terjadinya kontak erat, potensi terjadinya carrier dan munculkan klaster baru apabila kita tidak antisipasi. Oleh karena itu jalan satu-satunya bagaimana lakukan akselerasi vaksinasi," ucap kades .

Lebih dalam, kades  menyebut, percepatan vaksinasi, juga merupakan kunci untuk mengantisipasi dan meminimalisir risiko dari varian baru Covid-19, Omicron. 

"Kenapa kita lakukan, karena kita tahu bahwa saat ini varian Omicron sudah masuk. Sebagian besar dari masyarakat pelaku perjalanan luar negeri yang kemudian, membawa varian baru. Karena memang di luar negeri, saat ini varian omicron sedang meningkat luar biasa," kades .

Kades memaparkan, varian Omicron bisa menjangkiti masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin. Namun, tingkat fatalitas yang disebabkan menjadi rendah karena sudah mendapatkan suntikan vaksin. Hal itu berbeda dengan masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi, tingkat risikonya jauh lebih tinggi. 

"Kita jaga masyarakat yang rentan, usia lansia dan yang memiliki komorbid yang belum sempat divaksin. Dan ini tentunya akan berdampak. Yang kurang baik apabila ini sampai terjangkit. Karena itu dalam kesempatan ini saya imbau untuk masyarakat, yang belum vaksin segera datangi tempat yang ada , segera hubungi titik-titik vaksinasi yang sudah disiapkan baik oleh Pemda, Kecamatan ,Polri  dengan bekerjasama dengan TNI, seluruh dan  relawan,  supaya kita yakin keluarga kita betul-betul sudah divaksin. Karena ini sudah didepan mata. Kita sudah bisa menjaga dalam waktu 167 hari lebih angka stabil. Tapi kalau varian baru ini masuk maka tren mulai meningkat ini harus kita jaga," papar Niko 

Oleh karena itu, kades tak lelah kembali menghimbau dan memberikan edukasi kepada masyarakat, untuk segera dan tidak takut melakukan vaksinasi serta menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan kuat dan disiplin. 

"Karena itu kita dorong bagaimana kembali ingatkan masyarakat untuk betul-betul melaksanakan protokol kesehatan dengan baik, gunakan masker, jaga jarak, dan kemudian mulai lakukan kegiatan tracing dan testing yang baik manakala di satu wilayah, ditemukan terjadinya klaster. Karena ini memang betul-betul harus kita laksanakan. Sekali lagi percepat vaksin, tetap pakai masker dan betul-betul laksanakan prokes dengan baik," kata kades 

Dalam kesempatan tersebut desa karang Tawang pada hari Selasa  menyediakan vaksin 4 macam.vaksin astrazeneca.moderna .sinovac.vaksin pfizer.walaupun hari slass bukan jadwalnya dan jadwal yang sesuai vaksin dosis 2 besok tanggal 18 buln Januari ungkap pemdes .

Saat memberikan pengarahan, kades  berharap beberapa wilayah yang sudah mencapai target 80% persen, untuk segera bergerak untuk menuju ke capaian 100 persen. Ia menyebut, beberapa daerah memiliki target waktu tersendiri guna meraih 100 persen.

 Kemudian kades mengingatkan kembali ke masyarakat terkait masalah prokes. Karena memang ini varian baru kecepatan penyebarannya dalam waktu lima menit sudah bisa menular dan menyebar. Walaupun secara fatalitas risikonya rendah. Namun demikian terhadap yang belum divaksin ini tentu berbeda," tutup kades (shlh).

Tidak ada komentar