Media Partner

Media Partner

Breaking News

Pria Pengangguran Tipu Janda Kaya di Tasikmalaya Hingga Ratusan Juta Rupiah


Tasikmalaya, patroli88investigasi.com – Seorang pria pengangguran berinisial SWG alias Aris Setiawan (38) berhasil melakukan penipuan hingga ratusan juta terhadap korban seorang janda kaya berinisial SH (36) warga Sukapancar, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (12/01/2022).

Modusnya pelaku mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) yang berdinas di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Semarang.

Guna memuluskan aksinya, pelaku kerap mengenakan pakaian khas anggota satreskrim yakni kemeja putih dengan dasi merah. Pelaku kemudian meminjam sejumlah uang kepada korban dengan cara menjaminkan SK polisi.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan, “Awal mula hubungan pelaku dengan korban yakni melalui salah satu media sosial (medsos) pencarian jodoh. Antara tersangka dan korban kali pertama berhubungan pada Juni 2021. Hubungan komunikasi pelaku dengan korban semakin intens melalui aplikasi WhatsApp. “Modus tersangka ini ngaku-ngaku menjadi anggota polisi,” ujarnya.

“ Pelaku yang merupakan warga Grobogan, Jawa Tengah sempat mendatangi korban ke rumahnya. Kemudian dengan alasan akan merenovasi rumah yang berada di Blora, tersangka meminjam sejumlah uang kepada korban,” ujarnya.

Setelah beberapa minggu, tersangka kembali meminjam uang kepada korban untuk membeli HP dan korban memberikan pinjaman dengan cara mentransfer. 

Menurut Aszhari Kurniawan, dengan bujuk rayunya, pelaku juga menjanjikan akan menikahi korban sehingga korban pun terlena dan memenuhi apa yang diminta oleh tersangka. “Total kerugian korban itu mencapai Rp300 juta,” Katanya.

Aszhari menambahkan, pelaku SWG alias Aris Setiawan diamankan di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Dari hasil kejahatan tersangka, pihaknya juga turut mengamankan satu unit mobil sedan Mercedes B, type C200 kompresor, satu unit sepeda motor Honda CBR 250 R, kemeja putih dan dasi merah, topi polisi, masker berlogo tribrata serta sejumlah bukti transfer.  “Tersangka kami jerat dengan pasal 378 KUH Pidana dengan ancaman 4 tahun penjara,” tandas Aszhari Kurniawan

(Moh Asep)

Tidak ada komentar