Media Partner

Media Partner

Breaking News

Beras BPNT di Kec. Ciparay Bandung tidak Layak Konsumsi dan KPM Mengeluh


Bandung, patroli88investigasi.com – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi masyarakat menengah ke bawah, ternyata hanya di nilai isapan jempol belaka, karena dalam pelaksanaan pengadaan pangan yang seharusnya di awasi dan di evaluasi dengan benar, namun nyatanya banyak para oknum di tubuh BPNT itu sendiri yang di duga bermain.

Seperti hal nya yang terjadi di Kec. Ciparay, Kab. Bandung, terdapat beberapa desa yang berasnya tidak layak di konsumsi, salah satunya berasnya berwarna kuning dan berbau, anehnya,..dengan adanya beras berwarna kuning dan berbau tersebut seakan-akan pihak terkait hanya bisa terdiam dan tidak berkutik.

Ketika di temui dari pihak media pada hari kamis, (30/12/2021), ada salah seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Manggungharja, Kec. Ciparay mengungkapkan, " Memang benar bahwa ada beras BPNT dari jumlah 4 (empat) karung yang berisikan 10 kg / karungnya, hanya satu karung yang berwarna kuning dan berbau, seolah-olah ada unsur kesengajaan," ungkapnya. 

Hal ini pun terjadi di Desa Sarimahi, Kec. Ciparay, dimana masyarakatnya mengeluhkan keberadaan beras berwarna kuning dan berbau itu, dan disinyalir bukan beras premium, " anehnya hingga saat ini beras tersebut yang tidak layak konsumsi itu tidak ada penggantian," urai salah satu warga. 

" Saya merasa kecewa dengan kualitas beras yang berwarna kuning dan berbau, karena sudah tahu berasnya tidak layak untuk di konsumsi, akan tetapi mengapa di berikan kepada para KPM, seharusnya agen berani menolak bila Supplier memberikan beras seperti itu," ujarnya.

(Red)

Tidak ada komentar