Media Partner

Media Partner

Breaking News

Sidang Dugaan Perselingkuhan Oknum Perangkat Desa Karang Pakis, Warga Minta Mengundurkan Diri


Cilacap, Berita patroli - Pemerintah desa (Pemdes) Karang Pakis Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilapap, menggelar sidang dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh SIJ Oknum perangkat desa setempat. Senin (06/11/2021)

Sidang dilaksanakan di pendopo balai Desa Karang Pakis, dihadiri Babinsa, Bhabinkabtibmas beserta anggota Kapolsek Nusawungu nampak hadir mengikuti acara sidang ,Sekretaris Kecamatan Nusawungu . Irwan Aryanto 




Kepala Desa Karang Pakis Rudin mengatakan Sejumlah Perwakilan warga masyarakat Karang Pakis  yang hadir di pendopo baledesa harus bersabar .

Kapolsek Nusawungu melalui . babinkamtibmas saat mengikuti sidang mengatakan, tugas polisi sebagai pengamanan juga menerima laporan, hal ini saat mengawal mengemukakan pendapat umum, yang dilakukan oleh warga masyarakat Karang Pakis.

"Pihaknya akan selalu mengawal pengamanan mengenai dalam hal mengeluarkan pendapat di muka umum yang isinya adala permohonan mundur dari jabatannya dari perangkat karena diduga melakukan perzinaan ,hal ini adalah merupakan lek spesialis, yang punya kewenangan adalah Camat dan Kepala Desa sesuai Undang-Undang yang mengatur tentang pemerintahan desa," ungkapnya.

Dia menambahkan,"Kalau ada delik aduan atau laporan pasti akan ditindak lanjuti, nantinya akan dipanggil kedua belah pihak dan para saksi-saksi ,itu kalau ada delik aduan".

Menurut Kepala desa Karang Pakis Rudin  mengatakan, sebelumnya sudah dilakukan sidang bersama tim dan semua yang dilakukan oleh SlJ benar mengakuinya atas tuduhan warganya,

"Saat diinterogasi apa yang dituduhkan bahwa dirinya melakukan perzinaan semuanya membenarkan dan mengakuinya, namun saat disuruh menanda tangani surat pengunduran diri SlJ tidak mau, saya sudah berupaya semaksimal mungkin agar semua warga masyarakat terpenuhi rasa keadilannya," ujar Kades Karang Pakis.

Sementara itu Sekretaris Kecamatan Nusawungu,Irwan Aryanto saat memberikan jawaban dari perwakilan warga masyarakat menjelaskan, bahwa terkait dengan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh perangkat desa semua sudah diatur dalam peraturan pemerintah yang mengatur tentang perangkat desa.

"Perangkat desa dapat diberhentikan jika meninggal dunia,mengundurkan diri dan diberhentikan,dalam hal tersebut,terduga SlJ termasuk kategori mengundurkan diri namun harus dilengkapi dengan laporan yang termasuk memenuhi unsur bisa terlaksananya pengunduran diri," pungkas Sekcam.

(shlh)


Tidak ada komentar