Media Partner

Media Partner

Breaking News

Proyek Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani Tanpa Papan Nama Informasi Muncul Di Bumireja Layaknya Proyek Siluman

Cilacap,,Patroli88investigasi.com_Lagi - lagi muncul sebuah proyek jaringan irigasi tingkat usaha tani ( JITUT ) saluran air ada pekerja ,ada matrial tapi tidak ada pengawas layaknya proyek jaelangkung bukan tanpa sebab disitu juga tidak  adanya papan nama informasi  proyek  asal dari dinas mana serta  volume dan anggaranya berapa serta kontraktornya darimana.

Padahal mengacu UU No 14 tahun 2008 pasal 20,21,28F,28J yaitu undang - undang keterbukaan informasi publik maka setiap publik wajib membuka informasi yang berkairan dengan badan publik meliputi yudikatif,eksekutif,legeslafif atau lembaga lainya.




Undang - Undang  Keterbukaan Informasi  Publik ( UU KIP ) juga menjelaskan setiap kegiatan yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belaja  Daerah (APBD ) atau dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN ) wajib memberikan informasi ke masyarakat luas.

Maka sungguh aneh ada sebuah pembangunan Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani ( JITUT ) yang ada di Jalan Lingkar Selatan  ( JLS ) desa bumireja  kecamatan kedung reja kabupaten cilacap  tidak jelas asal usulnya karena tidak adanya papan informasi yang menunjukan sumber anggaran proyek serta dari dinas mana asal proyek tersebut.

Hal itu terbukti pada saat awak media mencoba menggali informasi kepada pekerja yang berada dilokasi proyek pada hari sabtu  20/11/21 menurut salah satu pekerja yang tidak mau disebut namanya menuturkan kepada awak media saya tidak tahu saya hanya pekerja itupun sebagai tenaga borong tenaga.

Lalu siapa pemborong proyek ini dia pun menjawab  ""Guntur orang majenang "" tandasnya ,kamipun minta nomer kontak setelah mendapat nomer kontak hp kami awak media mencoba menghubungi Guntur namun tidak direspon maka kami coba melalui pesan whatsapp hamun tidak di respon juga.

Padahal di lapangan ditemukan adanya dugaan penyimpangan baik campuran adukan yang tidak sesuai serta galian yang di duga tidak  sesuai dengan gambar proyeknya karena pekerja tidak dikasih gambarnya.

Yang lebih heran kok dinas yang terkait seolah tutup mata tutup telinga adanya proyek yang tidak sesuai dengan standart tentang realisasi pelaksanaan baik kwantiti dan kwalitasnya serta kelengkapan K3 dari para pekerjaanya nda ada kok lolos dari pengawasan dinas terkait.,,, Syt / yt

Tidak ada komentar