Media Partner

Media Partner

Breaking News

Polres Sumedang Gelar Konfrensi Pers Terkait Berita Yang Viral Kemarin (Orang Hilang / Yana)


SUMEDANG, PATROLI88INVESTIGASI.COM - Menidaklanjuti terkait berita yang kini masih Viral baik di media elektronik, cetak, serta medsos lainnya.  Terkait orang hilang dengan populernya orang bersangkutan bernama "Yana, menindak lanjuti hal tersebut Polres Sumedang kini menggelar Konfrensi Pers yang dihadiri Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kapolres Sumedang, Danramil, BPBD, serta Basarnas, bertempat di Aula Tribrata Polres Sumedang. Senin (22/11/2021) .




Dalam Konfrensi Persnya Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi Adrimulan Chaniago, S.I.K., M.Si., menyampaikan" Berdasarkan hasil Gelar Perkara pada hari Sabtu, 20 November 2021 dari keterangan para saksi, dengan adanya petunjuk barang bukti dan keterangan dari tersangka, disimpulkankan hasilnya bahwa saudara Yana Supriatna dapat ditetapkan sebagai "Tersangka dan diduga tindak Pidana Barangsiapa menyiarkan suatu berita atau mengutarakan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran/kegaduhan dikalangan masyakyat (berita atau pemberitahuan itu adalah bohong/ hoax) dapat dihukum dengan ancaman penjara setinggi-tingginya 3 (tiga) tahun, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (2) UU RI No. 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Tersangka tidak dilakukan Penahanan mengingat ancaman hukuman yang dikenakan kurang dari 5 tahun dan bukan merupakan Pasal pengecualian." Tuturnya.

Saat ini Yana Supriatna dikenakan wajib lapor setiap hari ke Polres Sumedang, selama proses penyidikan, sambil menunggu hasil assessment terhadap kondisi psikologis yang bersangkutan. Fakta penyidikan saat ini, bahwa sudah ada korban yang dirugikan secara materiil oleh saudara Yana Supriyatna, Kini Yang bersangkutan atas kemauannya sendiri ingin meminta maaf kepada Publik atas ulahnya dengan membuat berita bohong yang ia sebarkan.

Atas Peristiwa ini tentunya Polri (Polres Sumedang) menunjukkan bahwa Polri senantiasa serius dalam menanggapi laporan orang hilang (Kejadian yang menimbulkan keresahan dimasyarakat), ini sebuah pembelajaran kepada kita semua bahwa ada sanksi pidana terhadap perbuatan menyebarkan berita bohong yang menimbulkan kegaduhan publik. Untuk itu kami menghimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat bijaklah dalam berbuat dan bersikap terlebih menggunakan media Sosial., " Tegasnya.

Sementara itu Yana Supriyatna beserta Istrinya menyampaikan kata yang sama permohonanan maafnya di depan Awak media, "Dengan adanya pemberitaan yang Viral di Media Massa dan membuat gaduh yang beredar dimayrakat beberapa hari yang lalu. Dengan ini saya menyampaikan permohonanan maaf yang sebesar-besarnya baik kepada Aparat keamanan TNI/ POLRI, BASARNAS, BPBD, SAT POL PP, Keluarga, Masyarakat umum serta unsur masyarakat lainnya. Yang telah bekerja berhari - hari dalam melakukan Pencarian  saya tidak menyangka aparatur  Pemerintah khususnya Polres Sumedang begitu responsif , serius dan Profesional dalam merespon apa yang telah saya perbuat hingga membuat Polemik dan kegaduhan dengan Isu-isu yang beredar di masyarakat., "ujarnya.

Sekali lagi Saya atas nama Yana Supriatna dan keluarga dari lubuk hati yang paling dalam mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat, khusunya TNI/Porli, BPBD, Basarnas, serta Unsur elemen masyarakat. Atas ulah saya yang membuat gaduh. Tak sepatutnya permasalahan yang saya alami harus berbuat seperti ini, Sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya."Imbuhnya.

Hingga kini Pemeriksaan masih terus dilakukan, adapun barang bukti yang dikumpulkan dari kejadian tersebut diantaranya salinan Percakapan di Whatsapp serta helm yang bersangkutan

(Gerry/Moh Asep)

Tidak ada komentar