Media Partner

Media Partner

Breaking News

KAPOLRI SEDANG MENGHADAPI STIGMA NEGATIF DARI MASYARAKAT, INI KATA PRESIDEN LSM LIRA " YUSUF RIZAL"


Jakarta,PATROLI88INVESTIGASI.COM_ HM.YUSUF RIZAL sebagai presiden LSM LIRA ( Lumbung Informasi Rakyat) mengatakan bahwa tantangan KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah saat ini melawan stigma negatif masyarakat terhadap institusi kepolisian saat ini .Sabtu 30/10/2021.

Hal ini disampaikan oleh Yusuf Rizal yang mana beliau juga sebagai ketua Relawan Jokowi - KH Ma'ruf Amin dan beliau juga sebagai Sekjen Perkumpulan media online Indonesia saat ini .


Saat ini institusi Kepolisian Republik Indonesia sedang di uji dengan stigma negatif dari masyarakat yang mana perilaku oknum oknum kepolisian di berbagai daerah yang tidak mencerminkan sebagai aparat penegak hukum yang kurang  berintegritas yang mana di picu oleh rendahnya Sumber Daya Manusia ( SDM).

Yang mana mengakibatkan rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian saat ini .

" Ini tantangan berat untuk institusi kepolisian khususnya KAPOLRI Listyo Sigit Prabowo dalam menuntaskan stigma negatif masyarakat terhadap institusi kepolisian saat ini, menurut Yusuf Rizal sebagai aktivis Pekerja dan buruh dan sebagai Sekjen MOI .

Bahkan dalam kehidupan masyarakat saat ini dalam media sosial ada "Tagar"  Percuma Lapor Polisi .

Lanjutnya menurut Yusuf Rizal apabila tidak segera di benahi di tubuh institusi kepolisian saat ini, akan menjadi kontraproduktif atas kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian terhadap upaya membangun citra dan wibawa Kepolisian sebagai pengayom, Pelindung dan Pelayan Masyarakat. Apabila kepercayaan masyarakat hilang akan berimbas kepada stabilitas keamanan di negara kita ini.

“Ini merupakan tantangan berat Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Melawan stigma negatif masyarakat terhadap institusi kepolisian,” tutur Jusuf Rizal aktivis pekerja dan buruh dan Sekjen Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) itu.

Jika tidak segera ada pembenahan akan dapat menjadi kontraproduktif terhadap upaya membangun citra dan wibawa Kepolisian sebagai Pengayom, Pelindung, dan Pelayan Masyarakat. Jika kepercayaan masyarakat hilang, stabilitas keamanan akan terganggu.

Yusuf Rizal memberi saran atau masukan kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya agar segera meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)baik di bidang leadership,Manajemen,maupun SDM penyidik, karena faktor utama adalah ketidakpercayaan,banyak dikontribusi oleh kualitas penyidik.

Dikatakan Jusuf Rizal, para penyidik Kepolisian, khususnya di daerah, memang kurang berkualitas sehingga dalam membedah kasus jauh dari prinsip keadilan, nurani, dan kemanusiaan. Bahkan penyidik tidak jarang ikut bermain dan masuk angin. Tidak jarang juga diintervensi dari atas sebagai titipan.

Presiden LSM LIRA pun memberi apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tegas menegakkan disiplin kepada anggota Kepolisian yang melanggar aturan. Selain itu sikap humanis Kapolri dengan program Presisi dapat menekan laju penurunan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian.

“LSM LIRA menyarankan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dapat merangkul organisasi sosial kemasyarakatan untuk ikut ambil bagian dalam program Kamtibmas (Ketertiban Masyarakat), baik media, LSM, organisasi keagamaan, dll. Hasil survei sebelumnya saat menjadi Kabareskrim dapat menjadi acuan,” tegas Jusuf Rizal, yang kini mewadahi para Driver-Biker-Ojek Kamtibmas Community (DBOKC) Mitra Kepolisian, Federasi Serikat Pekerja Transportasi Seluruh Indonesia (FSPTSI)

Jusuf Rizal juga mengingatkan, bahwa perhatian besar Presiden Jokowi terhadap Institusi Kepolisian harus disikapi secara positif. Jangan euforia sehingga aparat Kepolisian tidak waspada. Sebab kelemahan institusi Kepolisian akan berdampak kepada citra dan wibawa Presiden Jokowi dimata masyarakat.

Pada bagian akhir wawancara dengan Jusuf Rizal yang sebelumnya membongkar kasus dugaan korupsi Alkom, Jarkom Polri serta Rekening Gendut Pati Polri itu, meminta Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar membuat “Kotak Pengaduan Masyarakat” yang dikelola khusus oleh tim khusus Kapolri. Dengan demikian Kapolri dapat memperoleh masukan langsung berbagai masalah untuk dapat ditindaklanjuti secara cepat.

Redaksi( ***)/ Askel

Tidak ada komentar