Media Partner

Media Partner

Breaking News

Diduga Anak dari Pemilik showoroom Mobil DR Motor Pukuli Korban Akibat Tidak jadi Beli mobil Dari Sorum DR Motor.


Pekanbaru - Patroli88investigasi.com--Diduga anak dari pemilik Sorum ( DR.MOTOR )  yang beralama di jalan Sukarno Hata  Arengka satu kecamatan tampan kelurahan sidomulio Barat. Pelaku dan kawan - kawannya.serta pelaku sendiri  Melakukan pengancaman yang di ucapkan  oleh pelaku dengan bahasa  kemari kau biar kubunuh Jelas nya kepada korban lewat via telepon whatsapp nya. Ketika korban hendak menanyakan kenapa dia  mengatakan KAU GAK ADA OTAK KAU jelas pelaku kepada  korban lewat  via whatsapp pelaku di nomer ; +62 823-9054-83XX













Dengan bunyi seperti yang di bawah ini


"Lain kali otak kau dipakai ya, aku gak masalah gak jadi, cuman kau udh nawar2 mijak harga, kau bilang kalau dikasih 36, lsg bayar, udh dikasih banyak pula tingkah kau", 


Dan dari mulai hal tersebut berlangsung terjadi ketika korban ada di depan sorum bagian bahu jalqn persis di seberang sorum DR. Motor tersebut pelaku dan kawan - kawan nya menghampiri korban dengan cara berlari dari seberang sorum DR motor  langsung menyerang korban dengan membawak sepotong Besi Pipa terbuat dari bahan Galpanis berukuran lebih kurang 3/4 inci panjang sekitar 40 atau 50 centi pelaku sempat mengayunkan besi tersebut kepada pelaku sebanyak dua kali beruntung di rerai orang ada dibsekitar situ dan tidak hanyalah pada saat itu pelaku mengatai korban yang berprofesi sebagai wartawan itu dengan bahasa kotor seperti pantek babi dan lain-lain  kepada pelaku.sikorban  tetep berupaya menjelaskan kalau dia tidak jadi beli mobil tersebut diduga ada kerusakan di tramisia gigi duan nya korban mengetahui hal tersebut setelah di coba mobil tersebut karena ada kejangalan di gigi dua mobil kuda tersebut pelaku menanyakan kepada salah satu teman pelaku yang duduk di samping nya di sorim bagian belakang ,menjawab saya tidak mengerti kalau mobil kuda ini .lalu korban mengubungi pihak bengkel rekan korban,mengatakan mintak maaf kepada pelaku kalau dia tidak jadi membeli mobil tersebut namun orang yang diduga sebagai pelaku keberatan  tidak terima dan mengataka bahas seperti ini kepada korban AR. aturan di sorum oni kalau sudah di tawar wajib dibayar tidak asa cerita tidak jadiagijelas nya.


"Tidak  lama dari itu korban langsung pergi sampai nya korban di sebuahwarung minuman  jus korban mendapat pesan singkat via whatsapp dari pelaku mengatakan kepada korban "Otak Kau di Pakai jelas singkat pesan dari pelaku"  itu  dan pada ahirnya pelaku menggunakan benda tumpul atau pipa besi Galpanis  ukuran lebih kurang 3/4 dan panjang  40 sampai 50 centi m itu. 


Saat itu korban sempat di hampiripelaku korban, sepat berupaya hendak lari dari amukan pelaku dan kawan- kawan nya atau serangan pelaku namun karena rekan- rekan pelaku ramai korban tidak bisa berbuat apa-apa dipegangi oleh kawanan pelaku sambil memukul bahu korban bagian sebelah kiri dan punggung serta bawah telinga dekat kepala korba bagian lengan kiri korban.



pengeroyokan itu berlangsung terhadap AR adalah  konsumen hendak membeli mobil di Sorum DR motor.


Namu nasif naas konsumen AR,merasa do keroyok dan do ancam oleh anak pemilik sorum mobil DR motor bersama rekan- rekan nya.


 dan di lakukan oleh ayah pelaku, anak pemilik sorum mobil DR motor sendiri  dan tidak hanya pelaku pada saat itu ayah pelaku juga dengan gaya sok dan akuh alis sombong itu  mengatakan kau panggil semua kawan orang  yang kau bilang itu kau bawak kemari saya tidak akan takutjelas nya korban sempat mengatakan adalah pamali dari om nya yang ada di tropong orang  organisasi pemuda pancasila korban tepaksa mengeluar kan ucapan kalau dia adalah dari bagian orang organisasi pemuda pancasila kareba korba sudah panik mau mintak tolong sama siapa pada saat itu bahkan tidak hanya itu diduga bos pemilik sorum berbahasa akuh seperti ini itu kau panggil saja  semua kawan mu itu mau orang pp dan orang auri itu kau bawak kemaro jelas nya biar kan dia tlp kawan nya dan biar kan dia mau melapor kemana saja jelas ayah pelaku Tersebut kepada korban AR.


Itu kata bahasa jelas ayah dari pelaku,juga mengatakan kau mau lapor sama siapa pun lapor aja mau ada kawan kau AURI pun saya tidak takut lapor aja bawak kemari lawan- kawan mu jelas pemilik sorum DR motor tersebut. kepada korban AR. yang juga berprofesi sehari-hari nya, sebagai kepala biro di beberapa media cetak tabloit dan online tersebut. Menjelaskan kepada awak media.


Pelaku berulangkali mengatakan kamu harus bayar mobil nya karena sudah kamu tawar jelas nya lagi. disini sudah menjadi peratuaran sorum kami jelas pelaku mengatakan ucapan seperti itu kepada korban sebayak 2 kali." harus  kau bayar jelas nya lagi . kepada korban karena konsumen tidak jadi beli mobil di duga di ancam dan di maki dengan bahasa kotor serta melakukan penyerangan kepada korban  dengan cara keroyok oleh beberapa orang dari pihak sorum mobil DR motor dan kawan-kawan nya.



Akibat dari perbuatan pelaku mengakibatkan kan luka gores di bagian leher sebelah kanan dan lengan sebelah kiri dan kana luka memar dan lebam membiru di bagian tangan korban sebelah kiri , tidak hanya itu korban juga mengalami sakit di bagian bahu sebelah kiri bagian belaka akibat pukulan benda tumpul di duga di pukul oleh pelaku., dan kawan-kawan nya. 


Kejadia tersebut berlangsung di jalan Sukarno Hata Arengka satu kecamatan bukit raya kelurahan sidomuliyo timur. Sekitar tepat pukul : 15 ; 10 wib. (31/10/2021).



inisial Ar  selaku korban   yang mengenal penjual mobil Kuda warna merah silfer dari  pemilik sorum awal,mulanya cat melalui pesan Masenjer FB yang bernama pemilik aku FB ,,Yola Gustriani.,  terus pelaku." menyuruh korban Ar. sebagai konsumen untuk cat lewat pesan whatsapp nya. 


Dan pelaku yang diduga anak dari pemilik sorum mobil menyuruh Ar datang untuk meliat mobil nya sambil mengirimkan lokasi sorum tersebut kepada Ar sebagai konsumen yang hendak membeli mobil tersebut .



Karena dalam keadaan Mobil Kuda warna merah,silfer tersebut. ada minus nya gigi dua nya selalu netral sendiri ketika di masukan sedang berjalan dan tidak hanya itu Ac dari mobil nya pun tidak bagus lagi alias tidak dingin dan tidak ada belting frion nya lagi., serta dua buah ban bagian depan botak tidak layak pakai lagi maka, dari itu.


Ar, sebagai konsumen hal itu tidak masalah namun ada sesuatu hal yang lebih membuat konsumen ragu menjadi korban tidak ,jadi membeli mobil tersebut.  


"Dikarenakan diduga ada kerusakan masalah gigi duan nya ketika di masukan hendak berjalan netral sendiri dan setelah korban menanyakan nya kepada pihak pemilik sorum  atau rekan nya, bilang saya tidak tau kalau masalah mobil kuda tersebut. dan Ar sebagai konsumen yang hendak membeli mobil tersebut.


Menghubungi pihak  orang bengkel bahwa hal tersebut di akibatkan porsteling nya sudah kena maka dari  itu korban memilih tidak jadi membeli mobil tersebut namu pelaku tidak terima,dan menurutvorang bengkel  biasanya  sangat mahal bisa menghabiskan  biayaya 5 atau 6 juta rupiah jelas orang mekanik  rekan korban yang mikanik tersebut ketika di hubungi korba lewat via telpon.


Karena korban sebagai konsumen mendengar dari orang bengkel tersebut maka mengensel untuk membeli mobil kuda warna merah dengan nomor polisi : BM 1575 CN, Lalu korban mengatakan kepada rekan pelaku mintak maaf saya bang saya belum berani beli mobil nya kata orang bengkel rusak itu gigi dua nya bng.jawab rekan pelaku nya tidak apa-apa namu pelaku malah mengecat korban dengan bahasa otak kau di pakai udah tua tapi gak ada otak jelas pesan pelaku kepada korban tidak terima hal itu.


pengancaman dan mengeluar kan bahasa kotor seperti kemari kau kumatikan dan otak kau gak ada, ucap pelaku terhadap korban tersebut.


Terkait denagn kejadian ini Maka kami meminta kepada pihak terkait khusus nya pihak kepolisian Bapak kapolsek ARY PRASETYO, S.H.,M.H dan bapak kanit reskrim polsek bukit raya  ABDUL HALIM agar untuk menindak lajuti kasus ini jelas korban., agar mengusut kasus ini sampai ke persidangan itu saja harapan saya jelas korban ketika di konfirmasi oleh wartawan kepada korban pengeroyokan .


(Tim)

Tidak ada komentar