Media Partner

Media Partner

Breaking News

Satgas Covid-19 Terus Percepat Vaksinasi di Kalangan Pelajar


Cirebon,patroli88investigasi.com – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon terus mempercepat pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar atau remaja. Saat ini, tim bergerak di wilayah bagian timur.

Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih mengatakan, di wilayah Kabupaten Cirebon bagian timur ada lima titik pelaksanaan vaksinasi. Jumlah pelajar yang menjadi sasaran dalam program tersebut lebih dari 4.236 orang.




Sebanyak 955 pelajar mendapatkan vaksin di SMPN Ciledug, 1.175 di SMPN 2 Ciledug, 960 di SMPN Pabuaran, 712 di Pasaleman, dan 704 di SMPN Waled.

"Untuk empat titik dilaksanakan pada hari ini. Sementara untuk di SMPN Waled akan dilakukan besok. Tidak bisa dilakukan sekaligus hari ini, lantaran keterbatasan stok vaksin," kata wakil bupati yang akrab disapa Ayu di SMPN 1 Ciledug, Kabupaten Cirebon, Rabu (15/9/2021).

Ayu mengatakan, pelaksanaan tersebut merupakan kerjasama antara Dinas Kesehatan dan Bank BJB cabang Sumber. Hal itu dilakukan untuk mempercepat pembentukan kekebalan kelompok (herd immunity).

Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi massal hanya dilakukan secara gotong royong. Menurutnya, antusiasme masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 sangat tinggi tanpa harus diimbau.

"Mewakili pemerintah daerah kami siap mempercepat pelaksanaan. Tenaga kesehatan dan relawan pun sudah siap," kata Ayu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon (Disdik) Denny Supdiana mengatakan, pelaksanaan vaksinasi dilakukan lantaran pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas satuan pendidikan sudah berjalan sejak beberapa hari terakhir ini.

Pelaksanaan di wilayah bagian timur, kata Denny, dilakukan setelah adanya permintaan dari tenaga kependidikan. Pasalnya, wilayah lain sudah dilakukan sejak bulan lalu.

"Wilayah Barat sudah dilakukan oleh Polri. Kemudian di wilayah tengah, dilakukan oleh kodim. Mudah-mudahan, seluruh pelajar yang memenuhi kriteria bisa mendapatkan vaksin," katanya.

 (Agus Mulyanto & Budi Nuriman)

Tidak ada komentar