Media Partner

Media Partner

Breaking News

Salah satu pekerja proyek pembangunan Drainase Sungai Bengkal Kabupaten Tebo Di Duga Kuat Menghalangi Salah Satu Awak Media*


Patroli88investigasi.com ||TEBO Ilir - Salah satu pekerja proyek pembangunan drainase kawasan RT. 5 RW. 2 Sungai Bengkal Kabupaten Tebo Di duga kuat Menghalangi salah satu awak media  yang sedang menjalankan tugas untuk Mengontrol pekerjaan tersebut dan Mirisnya kejadian itu putra di duga juga melakukan intimidasi terhadap wartawan. (Sabtu 04-09-2021)


Asmuri Salah satu awak media, Menjelaskan, Kejadian itu berawal dirinya mengambil dokumentasi gambar/fhoto dan Mempertanyakan berapa volume pengerjaan tersebut pasalnya di papan proyek tidak tercantum besarnya suatu volume, dan ingin konfirmasi terkait tehnik pengerjaan proyek di lapangan itu seperti apa.

"kemudian bertanya kepada pekerja nomor telepon konsultan proyek tersebut dan menanyakan kepada salah satu pekerja untuk bertemu kepala tukang namun salah satu pekerja memberikan jawaban dia lagi tidak ada di lokasi, kemudian salah satu awak media Asmuri lanjut mengambil foto dokumentasi, dan selang beberapa waktu tiba-tiba salah satu pekerja, sebut saja putra, yang bekerja di proyek itu marah terkesan menghalangi dia menjalankan tugas.

"wartawan itu pak, wartawan itu mencari kesalahan orang lain "kata Sahuri sambil menirukan ucapan putra (red. Nama di samarkan)

Sahuri" menjelaskan sempat di dorong dan hp pun nyaris di rampas kemudian pelaku mengambil sebuah parang (red. Benda tajam) dan mengejar untung saja salah satu teman pelaku menghalangi. Kemudian disitulah saya lari menyelamatkan diri." 

"Saya di kejar Hampir Dibunuh "katanya.

Kejadian itu, lanjut Asmuri, Langsung melaporkan ke polisi sektor (Polsek) Tebo Ilir, apa yang menimpa pada dirinya.

" Saya langsung melaporkan kejadian ini ke polisi" tuturnya

Atas laporannya dengan Surat nomor LP/B-1/13/IX/2021/ Polda Jambi/ Res Tebo/ sektor Tebo Ilir, Dia berharap, Pihak kepolisian untuk Menindaklanjuti atas laporan tersebut dan di proses secara hukum agar menjadi pembelajaran kepada mereka dan tidak mengulangi kembali.

"semoga dan mudahan pihak kepolisian segera Menindaklanjuti, dan segera di proses "pungkasnya.  (Hamim/Semar/Mulus)

Tidak ada komentar