Media Partner

Media Partner

Breaking News

Ketua Tim Penggerak PKK Panguragan Lor Ibu JULAEHA WALID memberikan santunan kepada 100 anak yatim




Cirebon,patroli88investigasi.com –Ketua Tim Penggerak PKK desa Panguragan Lor ibu JULAEHA WALID menyantuni anak yatim piatu warga Desa Panguragan Lor pada hari Kamis 19 Agustus 2021 bertepatan dengan bulan 10 Muharam. Santunan diberikan kepada 100 orang anak yatim piatu, Zulaikha Walid selaku Ibu Kuwu Panguragan Lor mengucapkan terimakasih kepada Kuwu Panguragan Lor, ibu ibu PKK perangkat desa lainnya dan dan semua pihak yang telah dengan antusias ikut membantu kegiatan sosial yang diadakan setiap tahun di Desa Panguragan Lor tercinta ini. Kedepannya acara serupa akan diadakan lagi. Kegiatan ini sangat membantu bagi anak yatim piatu dan di Desa Panguragan Lor yang notabenya mereka sangat kekurangan.

Dalam kesempatan kali ini ibu JULAEHA WALID dalam sambutannya, menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap melalui acara ini dapat menumbuhkan rasa kekompakan dan kepedulian pada sesama. Terlebih ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, tentunya harus lebih digelorakan semangat dalam tolong menolong.

"Atas nama TIM PENGGERAK PKK Panguragan Lor tentunya kami menyambut baik kegiatan ini. Semoga ini dapat menumbuhkan kekompakan dan semangat demi kesejahteraan bersama," ujar ibu JULAEHA WALID

Ibu JULAEHA WALID mengatakan anak yatim piatu merupakan amanah yang Allah berikan kepada manusia yang berakal. Mereka diamanahkan untuk disantuni sebagaimana menyantuni diri sendiri dan keluarga.

"Dalam ajaran Islam kita diperintahkan untuk senantiasa memperhatikan nasib anak-anak yatim. Oleh karena itu menyantuni anak yatim menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai umat Islam," katanya.

Selain itu, lanjut ibu JULAEHA WALID keberadaan anak yatim bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah saja, akan tetapi tanggung jawab bersama. Anak-anak yatim piatu generasi penerus bangsa harus dibimbing dan diberi perhatian serta kasih sayang yang lebih. Untuk itu, saya mengapresiasiyang telah menyantuni anak-anak yatim.

"Sebab pemberian santunan bagi anak yatim merupakan bentuk kepedulian dan sebagai sarana untuk kita merenungkan kembali apa yang telah kita perbuat untuk anak-anak yatim," ujarnya.

Selain pemberian santunan anak yatim yang bertepatan dengan 10 Muharam acara tersebut juga dalam rangka memberikan sosialiasi Protokol Kesehatan. Ibu JULAEHA WALID berpesan kepada seluruh masyarakat ditengah pandemi saat ini untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

"Penggunaan masker merupakan cara menghargai orang lain sekaligus melindungi sesama dari penularan Covid-19. Kita harus dorong penggunaan masker. Kita ingin tumbuh kesadaran, jika tak gunakan masker potensi terpapar amat besar. Bila kita gunakan masker kita ikut memutus potensi penularan. Pakai masker sebagai tanda kita menghormati lawan bicara kita. Pandang masker ini sebagai cara melindungi sesama," ungkap ibu JULAEHA WALID di ahir perbincangan dengan awak media ini. 

(Agus Mulyanto)

Tidak ada komentar