Media Partner

Media Partner

Breaking News

Kegiatan peresmian PKH shop panjalu Kab.Ciamis


Ciamis,patroli88investigasi.com – Program Keluarga Harapan atau PKH adalah Program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH, serta PKH merupakan program yang dibuat sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan.

Seperti hal nya kali ini telah dilaksanakan kegiatan peresmian PKH Shop di daerah panjalu yang di hadiri oleh Kepala Dinsos Jawa barat, Kepala Dinsos Kab.Ciamis Beserta Jajarannya, Ketua DPRD Kab.Ciamis, Anggota DPRD Dapil XIII, Ketua BAZNAS Kab. Ciamis,Kepala Kecamatan Panjalu,Kepala desa panjalu yang di wakili staf desa, Unsur Muspika Panjalu Kapolsek & Danramil Panjalu, Koordinator PKH Kab.Ciamis, Mahasiswa Unigal (Ciamis), Mahasiswa IKMI (Cirebon), beserta tamu undangan lainnya, Rabu (25/08/21).




Kepala kecamatan Panjalu mengucapkan selamat datang kepada para para tamu undangan yang hadir pada saat itu,serta menyampaikan bahwa dengan adanya program PKH ini semoga kedepannya bisa merubah pendapatan keluarga yang di dukung melalui program infak sodakoh yang di monitoring oleh BAZNAS Kab.Ciamis,

"Kami Ucapakan selamat datang kepada para tamu undangan yang hadir di tempat wisata panjalu,yang mana saat ini sedang berbenah yang sedang memiliki cita-cita mulia 'panjalu Hari ini lebih baik dari hari kemarin, Panjalu Lebih hari esok lebih baik dari hari sekarang,' Sehingga dengan adanya program PKH sedikit banyak nya bisa membantu terhadap pendapatan KPM(keluarga penerima manfaat) yang di dukung melaui program infak sodakoh di monitoring oleh BAZNAS kab. Ciamis," kata Camat.

Pada Kesempatan tersebut Koordinator PKH kab. Ciamis melaporkan kegiatan bahwa pada hari ini diresmikan PKH shop,bahwa merupakan salah satu skema kegiatan untuk mendukung keluarga harapan di Kab. Ciamis, yang mana memberikan ruang pemberdayaan ekonomi bagi para KPM PKH tersebut.

"Izin melaporkan/Laporan pelaksanaan kegiatan di resmikannya PKH shop sebagai salah satu skema kegiatan untuk mendukung keluarga harapan di Kab. Ciamis, yang mana memberikan ruang pemberdayaan ekonomi bagi para KPM PKH itu sendiri,mengapa membuat skema PKH Shop? Karena memang di PKH harus ada waktu dimana kondisi sudah menuju membaik sehingga ada kategori masuk dengan ada istilah graduasi, kenapa ada PKH Shop? Karena PKH shop selain dijadikan tempat kegiatan usaha para KPM menjadi etalase ataupun tempat belajar berwirausaha para KPM," Ungkap Koordinator PKH Kab. Ciamis.

Adapun Sambutan dari Ketua BAZNAS Kab. Ciamis yang mana dalam sambutannya menyampaikan bahwa beliau mengatakan kepada seluruh para tamu yang hadir dalam acara tersebut to poxy BAZNAS dengan Dinsos yaitu 11 12 yaitu yang intinya kemanusiaan, "Membantu para masyarakat miskin, melihat pengalaman kebelakang yang sifatnya bantuan biasanya hanya sampai namun tidak ada bekasnya,karena pada saat itu tidak ada pendamping, tidak ada pengawasnya, sehingga yang kaya semakin kaya yang miskin semakin miskin, dan setelah kami banyak diskusi dengan berbagai pihak Alhamdulillah dengan koordinator pendamping dan lain-lain, di situ ada hal yang sangat menarik dan ini barangkali di awali dengan infak sodakoh dari yang kecil-kecil penerima manfaat dari PKH dari Rp. 1.000,- hingga Rp. 2.000,- ternyata di kumpulkan menjadi puluhan juta rupiah dari tahun 2020, dan Alhamdulillah setelah terkumpul, dengan koordinator pendamping, Kepala Dinsos, melakukan rapat yang akan di bangun oleh PKH ini dan dana itu kami salurkan kembali kepada para masyarakat kembali,intinya sesuai dengan UU di BAZNAS no. 23 Tahun 2014, bahwa intinya bahwa kita bisa mensejahterakan rakyat," kata Ketua Baznas.

Ketua DPRD Kab. Ciamis mengatakan bahwa PKH shop sejak tahun 2018 telah di dorong untuk 54 warung PKH namun sejak itu di tolak oleh dinas sosial, " untuk PKH shop Ciamis sebelumnya telah saya dorong sejak tahun 2018 dengan anggaran Rp. 540.000,000 - untuk 54 PKH Shop namun pada saat itu di tolak oleh kepala dinas sosial, namun untuk kedepannya semoga tidak seperti tahun sebelumnya karena kepala Dinsosnya telah diganti," Ujarnya.

Selama kegiatan tersebut selalu mematuhi prokes yang telah di tetapkan oleh pemerintah.

(Aji,Ayep)

Tidak ada komentar