Media Partner

Media Partner

Breaking News

BUMDes Di Kab. Subang Harus Menjadi Katalisator Pembayaran Pajak Guna Membantu Pertumbuhan Perekonomian

 




SUBANG,Patroli88investigasi.com - Kabupaten Subang dengan Luas wilayahnya yang terdiri dari 30 kecamatan, 8 kelurahan dan 245 desa, dengan jumlah penduduk 1,595 juta jiwa. Kepala P3DW Subang (Samsat Subang) Lovita Adriana Rosa mengatakan Potensi kendaraan bermotor di Subang ada 435 ribu dimana 91% kendaraan bermotor didominasi kendaraan jenis roda dua.

Dalam sebuah Rapat Evaluasi Triwulan ll serta pemberian Apresiasi kepada Bumdes Subang bertempat di Kantor BJB Subang Kepala P3DW Subang (Samsat Subang) Lovita Adriana Rosa"memaparkan" Kendaraan R2 dari sisi pendapatannya kurang baik dalam menghasilkan pemasukan Pajaknya dibandingkan R4. “ ini Hasil nilai evaluasi yang kita lakukan melalui penelusuran kendaraan bannya KR2 yang tidak melakukan daftar ulang (KTMDU), kini kita menyasar kendaraan R4 yang bisa menjadi potensi peningkatan target pendapatan pajak kendaraan bermotor,” kata Kepala P3DW Subang (Samsat Subang) Lovita Adriana Rosa.

Evaluasi dihadiri oleh Kepala Bapenda Kab. Subang, Dinas Pemdes dan Bank BJB Kantor Perwakilan Subang serta diikuti oleh 51 BUMDEs yang sebagian mengikuti secara virtual, Jumat(12/08/2021).

Lovita  menyebutkan, Kota Nanas Subang sebagai Wilayahnya Pertanian dan agribisnis ternyata memiliki potensi yang bisa menaikan pendapatan pajak kendaraan bermotor jadi lebih optimal, melalui kosep integritas dan kolaborasi antar pemerintah. “Kami sangat menyadari ketika target dibebankan pada Samsat Subang, ujungnya bagaimana nanti Dana bagi hasil (DBH) untuk daerah. ternyata total target bagi hasil tahun 2020 untuk Kabupaten Subang mencapai kurang lebih 260 miliar. Untuk tahun 2021 ini DBH berdasarkan persentase realisasi dari pendapatan pajak daerah.

Oleh karena itu diperlukan kolaborasi dan sinergitas antara P3DW Subang, dan Pemerintah Kabupaten Subang. tdak kalah pentingnya adalah Kesadaran akan ketaatan masyarakat Subang dalam membayar pajak,” katanya.

Lovita menuturkan, di tengah pandemi Covid-19, desa yang menjadi ujung tombak untuk bergerak sebagai gerbang utama pencegahan dan penularan Covid-19. Namun disisi lain desa juga dituntut untuk bisa mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDes diharapkan mampu memulihkan perekonomian di desa, berinovasi dengan memperluas jaringan mitra kerja untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, seperti layanan pajak tahunan kendaraan bermotor dan layanan perbankan serta pelayanan jasa lainnya.

Potensi pendapatan daerah yang bersumber dari pajak kendaraan masih perlu digenjot untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

Dalam rangka optimalisasi tersebut P3DW Subang bersama Bank Bjb menjalin sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Subang untuk mengerek pendapatan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di wilayah kota nanas itu, sejak tahun 2018 melalui penetrasi pelayanan lewat kerja sama bersama BUMDes. Peran Bank Bjb adalah menyediakan fasilitas pembayaran pajak via PPOB dan tabungan pajak dengan bekerja sama pada jenis usaha di sektor keuangan. Selain PKB, bank Bjb juga menyediakan fasilitas pembayaran PBB kepada warga yang hendak melakukan setoran pajak via BUMDes.

“Di Kabupaten Subang ada 51 BUMDes telah terdaftar sebagai mitra Payment Point Online Bank (PPOB) bank bjb. PPOB adalah layanan pembayaran berbagai tagihan secara online dan real time selama 24 jam. Hal tersebut berfungsi mempermudah transaksi masyarakat sekaligus membuat proses rekonsiliasi data dan dana dengan pihak perbankan menjadi lebih cepat, akurat dan aman. 

Kami menjadikan BUMDes di Kabupaten Subang sebagai konsultan pajak masyarakat. dalam kerjasama tersebut, BUMDes di Kabupaten Subang resmi menjadi salah satu channel pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) masyarakat Subang,” Pungkas Lovita.

Selanjutnya, Pada Rapat Evaluasi Triwulan II Kinerja BUMDes, Bank BJB kembali memberikan apresiasi bagi BUMDes yang berkinerja baik dengan transaksi terbanyak. Pemenangnya adalah BUMDes Bojongloa Sejahtera, BUMDes Sari Binangkit dan BUMDes Munjul Jaya. Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah logam mulia.

(F/G)

Tidak ada komentar