Media Partner

Media Partner

Breaking News

BAHRUN ROZIE Kordinator BKM MAKMUR SEJAHTERA siap mensukseskan pelaksanaan Program KOTAKU di Desa Jungjang Kecamatan Arjawinangun berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku


Cirebon,patroli88investigasi.com –Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) adalah program untuk membangun sistem yang terpadu untuk penanganan permukiman kumuh, dimana pemerintah daerah memimpin dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam perencanaan maupun implementasinya, serta mengedepankan partisipasi masyarakat.

Tahapan pelaksanaan Program Kotaku adalah pendataan. Lembaga masyarakat di desa/kelurahan yang bernama Badan/Lembaga Keswadayaan Masyarakat (BKM/LKM) sudah melakukan pendataan kondisi awal (baseline) 7 Indikator Kumuh di desa/kelurahan masing-masing. Data tersebut diintergrasikan antara dokumen perencanaan masyarakat dan dokumen perencanaan kabupaten/kota untuk menentukan kegiatan prioritas mengurangi permukiman kumuh dan mencegah timbulnya permukiman kumuh baru. Yang nantinya akan dilaksanakan, baik oleh masyarakat atau oleh pihak lain, yang memiliki keahlian dalam pembangunan infrastruktur pada entitas kawasan dan kota.

Tujuan umum program ini adalah meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan untuk mendukung perwujudan permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan. Dalam tujuan umum tersebut terkandung dua maksud. Pertama, memperbaiki akses masyarakat terhadap infrastruktur dan fasilitas pelayanan di permukiman kumuh perkotaan. Kedua adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perkotaan melalui pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh, berbasis masyarakat, dan partisipasi pemerintah daerah.

Alhamdulillah, Program KOTA TANPA KUMUH  (KOTAKU) di Desa Jungjang Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon sedang kami laksanakan, ungkap Kordinator BKM MAKMUR SEJAHTERA Bahrun Rozie dan tujuan dasar dari program KOTAKU  yang diluncurkan pemerintah untuk meningkatkan perekonomian dan peningkatan penghasilan masyarakat yang terkena imbas dari Pandemi Covid-19, sangat membantu dan angin segar masyarakat desa Jungjang untuk mulai menitik kembali perekonomian dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini. S

bersama masyarakat Jungjang melaksanakan komitmen dalam program CFW ini dengan melaksanakan setiap tahapan yang ada di program ini dengan antusias dan bersama-sama, seperti melaksanakan sosialisasi dan pembentukan panitia dan KSM lingkungan di tingkat kelurahan, dan di tingkat masyarakat di RT dan RW lokasi Program CFW. program ini di laksanakan oleh Pelaksana Tingkat Masyarakat yaitu  KSM BADAK dengan Ketua EDI AL AMIN Sekertaris SITI AISYAH dan Bendahara HALIM dan KSM BANTENG dengan Ketua SAHIB Sekertaris ROSDIANA, Bendahara WATININGSIH .

Program KOTAKU dilaksanakan dengan pola Padat Karya Tunai yang sepenuhnya didanai IDB melalui Kementerian PUPR tahun 2021 dengan sasaran target 2 RW dengan program ini, Saya berharap untuk menekan kekumuhan di desa Jungjang dengan adanya Program KOTAKU kedepannya agar masyarakat bisa merawat dengan baik apa yang telah di berikan oleh pemerintah melalui program KOTAKU ini, kebersihan dan pola hidup masyarakat Desa Jungjang Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon dapat dilakukan dengan baik, terutama dengan adanya perbaikan jalan, perbaikan Sanitasi, tidak lupa juga BAHRUN ROZIE sebagai Kordinator BKM dirinya berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan program KOTAKU di desa Jungjang sangat bermanfaat bagi kebangkitan perekonomian masyarakat di saat pandemi ini warga yang terdampak langsung terhadap Covid-19 dapat terserap dalam padat karya ini, pungkas Kordinator BKM  MAKMUR SEJAHTERA Bahrun Rozie di ahir perbincangan dengan awak media ini.

 (Agus Mulyanto)

Tidak ada komentar