Media Partner

Media Partner

Breaking News

Woow Keren KASIUM POLRES GUMAS KURUN ALERGI Dengan Kedatangan Lembaga dan Jurnalis


Kuala Kurun Gumas, Patroli88investigasi.com – Sungguh sangat di sayangkan sikap dan pelayanan dari oknum kasium Polres Gumas kurun di duga kurang bersahabat dengan Lembaga dan Jurnalis, dimana pada tanggal 07 juli 2021 ketika dari pihak lembaga dan Jurnalis mengajukan untuk Izin bertamu dan bersilaturahmi dengan kapolres GUMAS (Rudi Arisman) melewati kasium, Senin (19/07/21).

Kedatangan kedua tamu tersebut di sambut kurang baik dan terkesan kurang bersahabat serta tidak mengayomi sikap pelayanan yang baik kepada kedua tamu dari lembaga dan media jurnalis tersebut,bahkan terkesan ada sedikit kesombongan, tidak hanya satu dua kali bahkan berkali kali sudah melakukan upaya izin bersilaturahmi kepada bapak kapolres tidak pernah di kabulkan oleh oknum Kasium tersebut.

Melewati via chating WhatsApp-nya sang oknum kasium sering menjawab chating dari pimpred agar team insvestegasi lapangan, "Datang ke kantor biar jelas apa saja yang akan di sampaikan atau apa saja yang akan di tanyakan silahkan datang ke kantor saja,"ucapan itu yang selalu di lontarkan oleh oknum kasium polres GUMAS.




Namun faktanya di saat ada waktu dan kesempatan team media jurnalis beserta rekannya dari lembaga KCW justru mendapatkan pelayanan kurang menyenangkan dan di duga tidak mengayomi sikap seorang abdi negara. "Harusnya kami di layani atau niat kami sampaikan dulu kepada kapolres nya, kalau berkenan kami izin silaturahmi saja," ujar Icha ketua DPC KWC KALTENG WHACT .

"Entah apa sebabnya saya dan rekan saya sangat sulit bisa bersilaturahmi dengan bapak kapolres yang satu ini, menyahuti tanya tanya dari saudari ICHA, banyak kapolres lain yang kita kunjungi namun sangat baik dan ramah pelayanan cepat dan tidak terkesan di tanya macam-macam seperti polres GUMAS Ini," Tegas Ira dan Icha.

Ada apa dan kenapa ya?? ketika ingin bertemu kapolres harus di persulit dan bertele tele, "apa kah pihak dari kami Lembaga dan Jurnalis ini merupakan maling rampok, waww,. Oknum kasium alergi sama jurnalis ya," Kata Irawatie.

Sambil tersenyum ira dan rekan nya pun berjalan santai di saat kedatangan nya dan rekan nya di tolak dan di alihkan ke ruang yang tidak patut tempat di pertanyakan, yang harusnya di pertanyakan kapolres bukan kanit atau penyidik, "kalau saya tanya penyidik apa bisa menjawab pertanyaan saya," jawab ira tegas ,,sedangkan yang saya tanya tak ada hubungan nya dengan pertanyaan saya?.

Hal tersebut tidak patut di tiru dan menjadi bahan pembelajaran, dan harapannya untuk kedepan nya jangan ada lagi pelayanan terhadap masyarakat ataupun media jurnalis di persulit, tegas Ira di hadapan anggota provost polres GUMAS.

"Dan bila nanti saya temukan masih ada oknum anggota yang kurang bijak melayani dan tidak menanggapi aduan masyarakat, saya enggak segan-segan buat mengangkat semua berita kasus yang ada di polres gumas," ucap irawatie saat di bincangi pimpred media patroli88investigasi.com.

"Saya tidak bermain-main,, berkali-kali sudah kedatangan saya di tolak.,,maunya apa sih ini oknum kasium polres GUMAS," ucap icha penuh tanda tanya. Kami kan hanya ingin silaturahmi dengan kapolres, kok susah sekali, apa karna tidak se level atau karna kami bukan aparat berpangkat atau pejabat maka kami di tolak dan di abaikan," kata ira dengan senyum canda yang serius.

Saya rasa oknum seperti itu ada baiknya di mutasi aja sejauh mungkin biar gak lagi berbuat sombong ucap ira secara tegas, Hal tersebut akan segera di sampaikan dulu ke irwasda polda kalteng dan paminal ,,bila tak di respon juga mau tak mau oknum kasium tersebut saya minta mutasi saja sejauh mungkin,!! Tegas ira .

Sampai detik ini saya tunggu kabar tak ada satu pun yang jelas dari pihak polres terkait kasus alat berat dan ilegal logging yang infonya bahwa di duga kapolresnya Rudi Arisman dan kasat intel benarkah bahwa mereka ada saham buka bansaw di kilo 36 arah sei hanyo ?? .

Semua penuh dengan teka-teki dan misteri yang mengundang perhatian awak media patroli88investigasi.com untuk mencari tahu kebenaran info tersebut ,," Wajar- wajar saja kami ingin bertemu langsung dengan kapolresnya bukan kanit atau penyidiknya, seperti yang di arahkan sang oknum kasium tersebut ,"ucap ira secara tegas.

"Sampai berita ini di naikan belum ada jawaban dan keputusan, semua diam beku penuh misteri,"ucap icha.,, "Wajib di jadikan bahan penyelidikan lebih lanjut ,"sambung icha !!

(IRWA / AJ)

Tidak ada komentar