Media Partner

Media Partner

Breaking News

Polres Sumedang Gelar Upacara Pembentukan Team Tracer Dilaksanakan Di Mako Polres Sumedang




 SUMEDANG,PATOLI88INVESTIGASI.COM -Waka Polres Kompol Asep Agustoni menyampaikan dengan di bentuknya Team Tracer sesuai Inmendagri no.15 tahun 2021 tentang PPKM darurat di wilayah jawa dan bali serta  Perbup no. 69 Tahun 2021 tentang PPKM di Wilayah Sumedang.

Aturan Pemerintah mengenai PPKM darurat ini adalah  100% work from home (wfh) untuk sektor non-esensial, untuk sektor esensial diberlakukan 50% maksimum staf work from office (wfo) dengan protokol kesehatan, dan untuk sektor kritikal diperbolehkan 100% maksimum staf wfo dengan protokol kesehatan, seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring, Sabtu (03/07/2021).

Untuk Pusat perbelanjaan/Mall/Pusat perdagangan ditutup, penjual Makanan/Minuman hanya menerima Delivery/Take away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in), kegiatan konstruksi 100% dengan protokol kesehatan ketat, tempat ibadah ditutup Sementara, Fasilitas umum ditutup diantaranya, Area Publik, Taman, Tempat Wisata, kegiatan Seni/Budaya, olahraga, sosial yang menimbulkan kerumunan ditutup, transportasi umum kapasitas maksimal 70%, resepsi pernikahan maksimal 30 orang tanpa makan di tempat."Tutur Waka Polres.

Diwaktu yang sama dr. Reni dari dinas kesehatan bidang pencegahan dan pengendalian penyakit memberikan pembekalan kepada para Babhinkamtibmas mengenai Tugas Tracer ( Pelacak Covid 19 ) agar di dalam melaksanakan tugasnya tau betul apa yang harus dilaksanakan, 

Diantaranya Mencari dan memantau kontak erat selama  karantina dan isolasi,  memberikan informasi yang benar terkait covid 19 termasuk isolasi dan karantina yang benar, Memantau kondisi  kesehatan  orang yang melakukan karantina dan Isolasi, Melaporkan hasil pemantauan kepada petugas puskesmas sebagai kordinator traccer, dan apabila ada yang berjala harus di isolasi minimal 10 sampai 14 hari dan apabila ada gejala ringan seperti pilek dan batuk di tambah 3 hari.

 Yang paling penting adalah Tempat dan karantina yang menentukan adalah Petugas dari Puskesmas seperti tempat isolasi  mandiri agar  tidak tercampur dengan yang lain." Tutup dr. Reni.

(Kasubag Humas Polres Sumedang/ Gerry,Moh Asep)

Tidak ada komentar