Media Partner

Media Partner

Breaking News

Jusuf Rizal Ajak Masyarakat Taati Kebijakan Penutupan Akses Keluar Masuk Jakarta


M SAHLAN | MINGGU, 04/07/2021 07:41 WIB

HM. Jusuf Rizal, Presiden LSM LIRA

Jakarta, Patroli88investigasi.com - Presiden Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), HM. Jusuf Rizal mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Betawi untuk menaati kebijakan Pemerintah dan Kapolda Metro Jaya yang menutup pintu masuk dan keluar DKI Jakarta selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 3-20 Juli 2021.

Jusuf Rizal berharap penutupan akses keluar dan masuk ibu kota mampu menekan penyebaran Covid-19 yang saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, sehingga harus didukung semua pihak.

“Sudah tepat. Langkah ini diharapkan mampu menekan penyebaran Covid-19 di daerah Jakarta, mengingat kondisi Jakarta sudah sangat parah terjangkit Pendemi Covid-19. Daerah Jakarta hampir rata terpapar,” tegas HM. Jusuf Rizal saat diminta tanggapannya di Jakarta, Minggu (4/7/2021).

Sebagaimana dilansir media, bahwa Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran menutup akses keluar masuk DKI Jakarta sejak Sabtu 3 Juli 2021. Kebijakan ini merupakan implementasi dari keputusan pemerintah memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali 3-20 Juli 2021.

Jusuf Rizal yang juga Sekjen Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) itu menilai, kewaspadaan dan antisipasi harus sangat penting karena sudah ada varian baru virus Covid-19 (Delta) yang lebih berbahaya dan lebih mudah menular.

Pria berdarah Madura-Batak itu pun mengajak masyarakat untuk mematuhi kebijakan pemerintah melalui kapolda Metro Jaya menutup dan memperketat kegiatan masyarakat ini.

"Ini menyangkut kepentingan masyarakat luas. Jangan sampai masyarakat meremehkan apa yang dilakukan pemerintah, padahal semua guna keselamatan bersama,” tegas Jusuf Rizal.

Berdasarkan pantauan LSM LIRA di lapangan, Rumah Sakit sudah tidak bisa lagi menampung masyarakat yang terpapar Covid-19. Jika tidak dilakukan pembatasan, bisa-bisa Jakarta menjadi semacam kota zombie katena Kota Terjangkit Covid-19 yang patah. Jakarta bisa lumpuh dan Perekonomian juga akan terganggu.

Jusuf Rizal yang juga Ketua Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI-KSPSI) meminta kepada Menteri Perdagangan, M. Lutfi serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memantau dan melakukan swieping pedagang yang mulai menaikkan harus-harga kebutuhan pokok di luar kewajaran.

Begitu juga dengan obat-obatan yang harganya ikut naik. Kata Jusuf Rizal, hal itu akan mempengaruhi ekonomi masyarakat yang sudah kembang kempis.

"Jika harga obat naik dan tidak terjangkau masyarakat yang terdampak, maka akan berbahaya. Jika ini tidak diatasi maka masyarakat khususnya yang isolasi mandiri akan semakin parah kondisinya," tuntas Jusuf Rizal.

(M Sahlan)

Tidak ada komentar