Media Partner

Media Partner

Breaking News

Desa Nanggela bertekad lawan Covid-19 dengan menggerakkan PPKM Skala Mikro dan Darurat

 


Cirebon,patroli88investigasi.com –Menteri Dalam Negeri, telah mengeluarkan Instruksi Mendagri Nomor 03 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penangan Corono Virus Desease 2019 Di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Corona Virus Desease 2019. Instruksi yang ditujukan kepada Gubernur dan Walikota/Bupati di Provinsi DKI, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur dan Bali menyebutkan bahwa PPKM Mikro berlangsung dari tanggal 9 - 22 February 2021. dan sampai saat ini masih terus di berlakukan oleh pemerintah.

posko di tingkat desa atau kelurahan diperlukan sebagai sarana dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19 agar lebih tepat sasaran di tingkat mikro.

"Posko sebagai pusat perencanaan, koordinasi, pengendalian, dan evaluasi kegiatan penanganan Covid-19 dalam skala mikro, dilaksanakan dengan pendekatan kesepakatan, komunitas, gotong royong, kompak, dan adaptif," ujar Mamat Kuwu Nanggela Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon.

Ia menjelaskan, posko penanganan Covid-19 di tingkat desa atau kelurahan memiliki empat aspek penting, yakni pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung.

kita membatasi kegiatan dan pegerakan kita bukan hanya untuk mensukseskan program atau himbauan Pemerintah namun juga demi kesehatan kita, keluarga dan lingkungan kita. Sedikit banyak sudah tercapai keberhasilan dengan penurunan daya jangkit virus corona, namun tidak hanya berhenti di sana masih harus kita teruskan penghentian atau pelambatan daya jangkit COVID-19 ini dengan lebih panjang waktu lagi dan semakin mempersempit pergerakan kita, tentu saja hal kecil ini memiliki pengaruh besar pada seluruh masa depan kita.

Di samping itu juga Kuwu Nanggela Mamat menerangkan ada 4 fungsi tugas pokok dari pembentukan posko diantaranya tugas pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung dimana melibatkan berbagai unsur diantaranya babinsa, Bhabinkantibmas, Tokoh Masyarakat , Tokoh agama, Tokoh adat, tokoh Pemuda, Pendamping, tenaga kesehatan, relawan, PKK dan karang taruna. Dalam hal lain Kuwu Mamat juga menjelaskan indikator Penerapan PPKM mikro tingkat RT kaitanya penetapan Zona kebetulan di Nanggela sendiri pernah menjadi zona Merah karena ada beberapa warga yang terkonfirmasi COVID-19. Pemdes Nanggela juga sudah Mengajak warga untuk bergotong royong membantu warga yang sedang melaksanakan isolasi sehingga masyarakat di harapkan bisa menjadi subyek/pelaku bukan hanya obyek dari kebijakan pelaksanaan PPKM Mikro ini. dan Alhamdulillah desa Nanggela sendiri sekarang sudah menjadi Zona Hijau hal ini berkat kerja keras semua elemen masyarakat desa Nanggela yang bertekad melawan Covid-19 agar hilang dan lenyap dari bumi Indonesia ini khususnya di Kabupaten Cirebon yang kita cintai ini," tutur Kuwu Mamat mengahiri perbincangan dengan awak media ini, Rabu 14 Juli 2021.  

(Agus Mulyanto&Budi)

Tidak ada komentar