Media Partner

Media Partner

Breaking News

Ribuan Hektare Lahan Klaten Diajukan untuk Tanam Kedelai


Kabupaten Klaten-Patroli88investigasi.com--Luas tanam kedelai pada 2021 diperkirakan sekitar 2.800 hektar. Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten menyatakan ribuan hektar lahan itu sudah diajukan mendapat bantuan benih kedelai dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Kepala DPKPP Klaten, Widiyanti mengatakan pengajuan bantuan benih kedelai sudah disampaikan sebelumnya. Dari 2.800 hektar lahan yang diajukan itu sebagian sudah ada yang mulai menggarap, dan sebagiab lagi masih ada yang menunggu bantuan benih kedelai tersebut tiba.

Rencana yang kita ajukan ada 2.800 hektar. Jadi kita masih menunggu droping benih dari pusat atau provinsi, memang sebagian ada yang sudah didrop tapi ada juga yang belum, ujarnya, Minggu (13/06/2021).

Lebih lanjut dikatakan, luas tanam kedelai yang diajukan di tahun 2021 ini tergolong lebih luas dibanding tahun 2020. Sebab pada tahun 2020 hanya kurang dari 1.500 hektar. Menurutnya, rendahnya luas tanam kedelai tahun lalu karena minat petani tanam kedelai masih sangat kurang. 

Akibatnya lanjut Widiyanti, banyak petani yang memililih menanam jenis palawija lainnya. Pihaknya mengungkapkan hasil produksi kedelai rata- rata per hektar sekitar 1.800 sampai 2.000 kilogram. Sedangkan harga jual kedelai saat ini berkisar Rp 6.500 per kilogram. 

Soalnya petani itu kemarin merasa harga kedelai itu tidak terlalu menjanjikan. Sehingga petani enggan dan lebih memilih tanam kacang hijau, imbuhnya.

Dengan adanya bantuan benih kedelai itu pihaknya berharap bisa mengantisipasi krisis kedelai apabila sewaktu- sewaktu terjadi kelangkaan kedelai. Lahan yang menjadi sentra penghasil kedelai masih sama tersebar di beberapa kecamatan yakni Cawas, Bayat, Trucuk, dan Pedan.

Sentranya masih sama. Ya semoga saja ini bisa mencukupi kebutuhan kedelai, untuk antusipasi apabila sewaktu- waktu kurang, pungkasnya.

(Muhamad Riyadi)

Tidak ada komentar