Breaking News

PABRIKAN MANUFAKTUR PT JAGAT KARYA PUTRA INDONESIA REKANAN TELKOM SUDAHKAH SESUAI DENGAN RENCANA TATA RUANG DAN WILAYAH KABUPATEN INDRAMAYU.




Indramayu,selasa 9juni2020|Patroli88investigasi.com,Manufacturing adalah pengolahan bahan mentah dengan melalui proses kimia dan fisika yang bertujuan untuk mengubah bentuk,sifat,dan tampilan produk.kegiatan manufaktur mencakup proses perakitan beberapa komponen hingga menjadi produk utuh,kegiatan ini terlihat disebuah bangunan rumah toko yang disulap menjadi pabrik pembuatan produk yang dibutuhkan oleh telkom seperti kabel dan lain-lain.rumah toko yang disulap jadi pabrik ini terletak persis didepan gardu induk jalan raya singajaya atau persisnya di Jl.Ir.Juanda Nomor 20 RT.007/002 Desa Singajaya Kabupaten Indramayu Propinsi Jawa Barat,dan pabrik tersebut milik PT JAGAT KARYA PUTRA INDONESIA yang dipimpin oleh seorang pengusaha muda bernama ahmad maulana (warga setempat) menurut pengakuan staff nya saat wartawan media ini dan wartawan dari media kontroversinews.com datang mengunjungi untuk konfirmasi seputar perijinan dan label SNI yang tidak terlihat pada produk-produknya.ditemui diruang depan pabrik yang berkedok rumah toko,staff PT  JAGAT KARYA PUTRA INDONESIA, ini membeberkan bahwa semua perijinan sudah lengkap sambil menunjukkan lembar kertas berlogo telkom.padahal dari awal pembicaraan,wartawan media ini menyinggung segala perijinan yang dikeluarkan oleh dinas terkait yang ada dikabupaten indramayu.tapi yang ditunjukkan hanya kertas berlogo telkom,padahal staff ini membawa hampir semua kertas dalam satu map.

Saat disinggung ada tidaknya label SNI sebagai standar mutu sebuah produk layak untuk digunakan dan sebagai acuan negara dalam memungut pajak dari setiap produk yang dibuat oleh pabrik-pabrik yang ada diseluruh indonesia,staff yang belakangan diketahui bernama afi ini menjelaskan "standar produk kami yang menentukan layak atau tidaknya hanya telkom,karena hanya Pihak telkom lah yang menilai dan menguji setiap produk kami yang dibutuhkan mereka.dan produk kami sudah adalah label mutu TKPD dari kementrian perindustrian dan perdagangan,mangga silahkan cek digoogle" ujar afi yang didampingi dua orang yang salah satunya mengaku sebagai orang lapangan dan adik dari ahmad maulana sipemilik pabrik tersebut bernama andri serta orang satunya berperawakan tinggi berambut gondrong hanya duduk sambil terus memphoto/mendokumentasikan kegiatan wawancara ini.dalam sesi wawancara ini,banyak pembicaraan-pembicaraan yang tidak mengacu pada pokok pembahasan terkait perijinan dan label SNI hingga terkesan mengalihkan pembicaraan yang jadi pokok pembicaraan.

Dan saat disinggung tentang apakah pabrik dalam ruko ini ada diwilayah rencana tata ruang wilayah khusus untuk industri,baik afi maupun andri mengatakan "tidak tahu".dari ungkapan tidak tahu ini,wartawan media ini akan mengupas lebih lanjut dalam tulisan berikutnya.  (MUKHIDIN)

Tidak ada komentar