Breaking News

Ketua Forum Kuwu Cirebon (FKKC) siap mensosialisasikan Rasa Nasionalisme ke Desa desa di kabupaten Cirebon


Cirebon,patroli88investigasi.com_Empat pilar  adalah tiang penyangga yang kokoh agar rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tenteram dan sejahtera serta terhindar dari berbagai macam gangguan dan bencana.

Pilar adalah tiang penyangga suatu bangunan agar bisa berdiri secara kokoh. Bila tiang rapuh maka bangunan akan mudah roboh.

Empat pilar disebut juga fondasi atau dasar yang menentukan kokohnya bangunan.

Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara adalah kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami seluruh masyarakat.

Dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera dan bermartabat.

Konsep Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara terdiri dari:


Pancasila

UUD 1945

NKRI

Bhinneka Tunggal Ika

Empat pilar tersebut tidak dimaksudkan memiliki kedudukan sederajat. Setiap pilar memiliki tingkat, fungsi dan konteks yang berbeda.

Pada prinsipnya, Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, kedudukannya berada di atas tiga pilar yang lain.

Empat pilar tersebut merupakan prasyarat minimal bagi bangsa Indonesia untuk berdiri kukuh dan meraih kemajuan berlandaskan karakter kepribadian bangsa Indonesia sendiri.

Setiap warga negara Indonesia harus memiliki keyakinan bahwa empat pilar tersebut adalah prinsip moral keIndonesiaan yang memandu tecapainya kehidupan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. hal itu di sampaikan oleh Ketua FORUM KUWU KABUPATEN CIREBON (FKKC) H.MUALI di sela sela acara SOSIALISASI 4 PILAR MPR yang di hadiri oleh Anggota MPR RI dengan seluruh Kuwu sekabupaten Cirebon, pada kesempatan tersebut Ketua FKKC mengajak kepada seluruh Kuwu Kabupaten Cirebon untuk meningkatkan rasa Nasionalisme kepada masyarakat desa nya dan Ketua FKKC pun siap mensosialisasikan ke desa desa yang berada di seluruh Kabupaten Cirebon, ungkap nya.

Di kesempatan itu juga Ketua FKKC kabupaten Cirebon menyampaikan beberapa aspirasi dari semua kuwu Kabupaten Cirebon, yang pertama terkait masa bakti Kuwu menjadi 8 tahun, karena masa bakti kurun 6 tahun para kuwu yang baru terpilih belum bisa bekerja maksimal untuk membangun desa, karena akibat suhu politik pasca pilwu yang sering terjadi di kabupaten Cirebon.

Di samping itu juga Ketua FKKC kabupaten Cirebon menyampaikan aspirasi dari para kuwu terkait Dana Siltap(penghasilan tetap) untuk perangkat desa di tiap tahun nya sering terkendala, dan selalu telat untuk pencairan selama 3 Bulan di awal tahun ini terjadi rutin setiap tahunnya, bagaimana mau mengurus masyarakat dengan benar sedangkan hak para Kuwu dan perangkat desa saja selama 3 Bulan tersendat, jadi intinya para kuwu berharap agar pemerintah daerah memperhatikan kesejahteraan para Kuwu dan perangkat desa agar bisa bekerja dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat desa nya, ujarnya mengahiri perbincangan dengan awak media ini. (Agus Mulyanto)

Tidak ada komentar