Breaking News

Lagi lagi !! SPBU di Jalan S Parman Kota Palangkaraya Kalteng adanya dugaan Oknum Aparat yang Membekingi Bisnis Pelangsiran BBM



Palangkaraya Kalteng Patroli88investigasi.com--Bahan Bakar Minyak jenis Premium dan Solar yang di peruntukan bagi pengendara baik R2 atau lebih yang bukan kendaraan mewah dilarang untuk mengisinya, sebab hal itu merupakan jenis BBM yang bersubsidi, apalagi jenis tersebut di salahgunakan dengan pelangsiran, tentu sudah melanggar dari aturan yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah.

Kini terjadi di Palangkaraya tepat nya di Jalan S Parman, berdasarkan hasil dari pantauan kami selaku awak media di lapangan mendapatkan temuan mengenai adanya Bisnis ilegal pelangsiran BBM jenis Premium dan SOLAR,
" Pelangsiran yang dilakukan oleh petugas SPBU tentunya di duga adanya oknum aparat yang membekinginya, sebab hal ini sudah di laporkan sebulan yang lalu oleh seseorang dan Kapolresta Palangkaraya waktu itu langsung menanggapi nya, hingga memerintahkan Anggota untuk cek langsung ke TKP,"  ujar salah seorang warga yang enggan dikorankan. 

Lebih lanjut dikatakan "Sang Pelapor " pun berupaya mengikuti Anggota SPKT sampai ke TKP ternyata sudah sepi, kejadian ini yang menjadikan tanda tanya besar hingga di duga adanya keterlibatan oknum aparat sebelum ke TKP sudah ada komunikasi dengan pelangsir BBM. 

Sebelumnya tiba di TKP dari Polresta Palangkaraya Petugas SPBU sibuk lagi antri langsirkan BBM kendaraan, bahkan si pelapor memvidiokan kegiatan pelangsiran hingga terjadi cekcok dengan petugas SPBU, meskipun sempat bersi tegang namun vidio berhasil di ambil nya.

Laporan dengan adanya pelangsiran BBM jenis Premium dan Solar yang ada di Palangkaraya, hingga kini SPBU tersebut masih aktif seolah olah pelanggaran yang dilakukannya itu tidak melanggar hukum, apa jadinya kalo semua SPBU melakukan hal yang sama, buat apa ada undang undang atau peraturan kalo nyatanya tidak di jalankan dan tidak di patuhinya, bisa bisa SPBU jadi ajang Bisnis bukan lagi untuk masyarakat umum, buat apa di Subsidi kalo di Bisniskan ? Kemana pejabat BUMN dalam hal yang kompeten ? Tidak adakah pengawasan di lapangan ? Koq hal ini bisa terjadi ? 
Untuk itu dengan adanya temuan kami selaku awak media di lapangan agar Kementerian BUMN yang menangani Migas untuk segera mengecek langsung kelapangan serta kepada penegak hukum dalam hal ini Mabes Polri untuk mengecek ke lapangan yang di duga adanya keterlibatan aparat ?

Hal ini untuk membuat jera kepada Pelaku bisnis terutama SPBU supaya kedepannya tidak ada lagi pelangsiran pelangsiran dan tidak lagi di buat bisnis ?

( ,Irwa/mulus)

Tidak ada komentar