Breaking News

Oknum pegawai puskesmas di duga adakan pemalsuan surat tanah




Patroli88.investigasi.com-Palangkaraya Kalteng 16/5/2021 Maraknya kegiatan tambang ilegal mining yang berada di desa pojon marafit berdampak   saling mengakui dan mengusai tanah serta saling menyatakan ada hak di atas lokasi tanah yang telah lama di tutup oleh pihak jajaran kapolresta kapuas ..

Salah satu pemilik lahan yang merasa di rugikan sangat menyesalkan adanya dugaan pungutan yang di lakukan oleh oknum pegawai dinas kesehatan yang bernama R dan I ..yang di duga kuat telah memungut sejumlah uang dari para pekerja tambang mas dan pengadaan barang buat pekerja tambang ..salah satunya bos emas yang bernama Y mengakui bahwa telah terjadi pungutan terhadap dirinya oleh R dan istrinya I yang meminta uang senilai 20.000.000 rp dengan alasan bahwa uang tersebut di peruntukan buat biaya masuk lokasi dan bisa bekerja di lokasi tambang mas tersebut ..

(Ya benar saya udah bayar sama R dan I ucap bos emas yang bernama Y..,uang itu istrinya langsung yang terima ucap Y ,buat bukti kwitansi tidak ada di tangan saya namun itu ada di tangan anak buah saya jawa ucap Y )

Saat dikompirmasi Y dengan seorang pemilik tanah dan asal mula penggaraf tanah tersebut  Y mengakui bahwa Y memang tahu bahwa tanah tersebut bukan milik R dan I ..namun karna di paksa serta di tagih oleh kedua pasangan tersebut Y pun membayarkan uqng sesuai permintaan R dan I ..dan beberapa bulan kemudian istri R mendatangi Y kembali dan meminta sejumlah uang dengan alasan bahwa buat bayar sewa kupasan tanah lokasi tambang mas yang bukan miliknya tersebut ..dari keterangan Y bahwa mereka bekerja di lokasi milik K tersebut tampa ijin dan hanya saudara R yang mengijinkan kerja ..

Setelah kami hitung hitung kerugian kami mencapai 500.000.000 juta ucap Y ..

Dan kami tidak bisa bekerja lagi karna lokasi tersebut telah di tutup oleh pihak kapolresta kapuas ucap Y....

Dari pengakuan pemilik dan penggaraf tanah awal di dapatlah sebuah keterangan bahwa tanah miliknya tersebut benar adanya dan belum ada waktu membuat surat suratnya bethubung sang pemilik tanah baru tahu bahwa tanahnya telah di kuasai dan di ambil alih oleh oknum R dan I tersebut ..dan saya telah menghibahkan serta mewariskan tanah tersebut kepada keponakan saya ucap K ..tanah itu saya minta buat di rawat dan di kelola bukan buat di rusak apa lagi di gali demi mengambil hasil buminya ..

Karna waktu dan keadaan lah yang menghambat saya sehingga belum sempat membuat skt tanah tersebut ucap Y ..

Di saksikan pihak keluarga saya atas nama K memberi  kuasa hibah tanah ini kepada keponakan saya ucap K .saat di bincangi team insvestegasi lapangan .

Dan segala kepengurusan tanah tersebut telah saya serahksn kepada keponakan saya ucap K..

Namun saya heran kok masih ada oknum yang bisa mengakui tanah saya yang di atasnya telah ada tanam tumbuh berupa sawit serta pohon pohon buah kebun saya telah di porak porandakan tampa ijin ??

Saya harap pihak penyidik polresta kabupaten kapuas dan pihak jajaran team ciber pungli polda kalteng segera memanggil dan memeriksa oknum PNS yang berinisial R dan I istrinya .ucap K.

Saya tidak terima tanah saya di hancurkan tampa ijin dari saya ucap K.

Dari pantauan team insvestigasi lapangan telah mengadakan cek lokasi di sertai pemilik  tanah dan juga penggaraf awalnya ..dan sejumlah aparat desa salah satu nya sekretaris desa juga hadir menyaksikan tidak hanya itu dari koramil juga di hadirkan satu anggota ..

Saat di lapangan semua kumpul maka saudara R berupaya langsung mengukur tanahnya yang kata nya dalam sengketa ..namun ternyata yang mau di ukur justru tanah warga lain yang udah memiliki surat surat pula ..

Jelas jelas warga tersebut menolak tanahnya di akui saudara R ..

Terkait sengketa tanah tersebut sebenarnya R bersengketa dengan saudara MFW ..

Saudara MFW tidak mau jika yang di ukur tanah yang tidak bersengketa ,kenaoa tanah yang bersengketa yang udah saya laporkan di polda kalteng itu yang tidak di ukur ??

Bukan kah pembicaraan awalnya bahwa niat R dan istrinya I meminta berdamai dan bersedia mengukur tanah yang bersengketa tersebut agar tidak berlarut larut dan tidak sampai ke ranah hukum ..namun faktanya R justru meminta mengukur tanah warga yang tidak bersengketa ..hal tersebut langsung di tolak saudara MFW di saksikan satu anggota koramil dan sekdes desa marafit serta beberapa warga pemilik lahan yang tidak bersengketa tersebut ..karna keinginan saudara R tidak tercapai maka saudara R langsung pulang ..sepulangnya saudara R muncullah dua anggota polsek pojon yang  menuturkan bahwa mereka di minta hadir oleh saudara R buat menyaksikan pengukuran tanah tersebut ..namun belum sampai kedua anggota tersebut  sampai lokasi saudara R telah putar balik ...

Di terangkan dan di jelaskan kepada kedua anggota polsek tersebut oleh saudara MFW bahwa Saudara R menginginkan hilangnya hak seseorang dan berupaya mengusai tanah saudara MFW serta tanah milik saudara KU ..dan berdasarkan  pengakuan serta keterangan saksi mata serta saksi kunci bahwa saudara Y benar telah memberi uang senilai 20.000.000.juta rp buat saudari I istri dari R ..dan hal tersebut juga di akui istri Y benar mereka telah bayar uang tersebut ..namun kwitansi bukti pembayaran di bawa anak buah kami jawa ucap Y dan istrinya di hadapan saudara MFW dan saudara KU ..

Adanya dugaan pungutan dan memeras yang di lakukan oleh oknum pegawai PNS R tersebut  terpantau langsung oleh team insvestigasi lapangan ..

Team insvestigasi lapangan media sj kpk telah mengklarifikasi hal tersebut ..namun buat pembuktian keabsahan surat tanah milik R dan istrinya I masih belum bisa di kompirmasikan kepada si pembuay surat skt tanah tersebut berhubung kontak telpon nya tidak ada serta yang bersangkutan telah non aktif dari aparat desa setempat ...belum bisa di pastikan bahwa surat tanah milik R dan istrinya benar atau tidak di buat oleh saudara mantan kades desa marafit yang bernama  siwung ??.

Untuk saat ini saudara siwung si pembuat surat tanah milik saudara R tersebut telah non aktif dari jabatannya sebagai kades desa marafit kecamatan kapuas tengah ..saudara siwung belum bisa di kompirmasi ucap KU ..

Semoga aja hal tersebut cepat terungkap siapa sebenarnya yang membuat surat tanah berlapis lapir yang mengakibatkan kami berseteru seperti ini ucap MFW menimpali ucapan KU ..harapan kami selaku penggaraf pemilik tanah awal agar team penyidik ciber pungli polda kalteng dan kapolresta kabupaten kapuas bisa menyelidiki serta mendengarkan semua keluhan kami tutur KU dan MFW 

Demikian pantauan team insvestegasi lapangan www suara jurnalis com ..(IR/mulus/Hadi)

Tidak ada komentar