Breaking News

OKNUM ANGGOTA LANTAS POLRESTA PALANGKARAYA DI DUGA MEMERAS WARGA




Palangkaraya kalteng Patroli88investigasi.com_tgl 1/5/2021 jam 10:00 WIB,Sungguh sangat perbuatan yang tidak terpuji di lakukan oleh oknum anggota lantas polresta palangkaraya kalteng yang di duga memeras  dua warga desa timpah yang hendak ke kota plangka raya ..kejadian tersebut terjadi tepatnya di ruas jalan lintas provinsi atau tepatnya di atas jembatan kahayan ..

dua warga yang mengendarai motor di kejar kejar oleh oknum anggota lantas dan berujung minta uang damai senilai  rp. 4.000.000 Dengan alasan bahwa dua warga pengendara motor tersebut telah melanggar rambu rambu lalu lintas 

saat di mintai keterangan oleh kasi provam polresta palangkaraya melalui kanit penyidik bidprovam kedua warga tersebut menuturkan bahwa mereka di cegat dan di kejar kejar oleh sebuah mobil polisi yang di dalam nya ada dua orang anggota pol yang berbaju dinas lengkap namun kedua warga tersebut tidak mengenal namanya karna tertutup baju rompi nya

Kami di kejar dan di ikuti oleh oknum anggota lantas tersebut dari saat kami mengisi bensin dan terus di ikuti serta di kejar kejar saat kami mendahului mobil tersebut kami pun di berhentikan dengan alasan bermacam macam ucap kedua warga tersebut

Merasa di rugikan kedua warga tersebut telah membuat laporan resmi di ruang bidprovam polresta palangkaraya dan telah di mintai keterangan lebih lanjut,pemeriksaan dan klarifikasi buat keterangan lebih jelad telah di lakukan kepada kedua warga tersebut (randy dan eric ) menuturkan awalnya mereka di mintai uang biaya tilang senilai 8.000.000 lebih,namun karna mereka gak punya uang sebanyak itu maka oknum tersebut mengajukan syarat damai di kantor di ruang lantas polresta palangkaraya 

Sebelum mengajukan usul berdamai tersebut oknum anggota lantas tersebut yang berjumlah 2 orang telah melakukan penggeledahan barang barang serta badan dan motor dua warga tersebut

Ada dugaan mungkin silau oleh jumlah uang yang di bawa oleh salah satu warga tersebut yang ada di dalam tas ranselnya senilai rp 6.000.000...

Dua oknun anggota lantas tersebut langsung mengajukan damai di tempat ..yang di paksakan oleh oknum tersebut dengan alasan bahwa urusan tersebut selesai di tempat dan tidak akan berlanjut serta adanya dugaan senada ancaman yang di lontarkan oleh salah satu oknum anggota lantas tersebut dengan nada ( awas ya jangan bilang siapa siapa ) tutur rendy menirukan ucapan oknum anggota lantas tersebut saat di mintai keterangan oleh team penyidik bidprovam polresta palangkaraya ..

Karna perbuatan dua oknum anggota lantas tersebut bapak kapolres  DWI JALADRI marah dan langsung mengadakan pemanggilan terhadap seluruh anggota lantas yang ada di areal jajaran nya ..dan tepatnya jam 10 malam dua oknum anggota lantas yang di duga memeras tersebut juga di panggil ..dari hasil klarifikasi dan keterangan dua oknum tersebut mencoba mengadakan pembelaan dirinya dan mengelak segala tuduhan tersebut ..

Namun karna bapak kapolresta KOMBESPOL DWI JALADRI  udah sangat geram maka kapolres langsung memerintahkan anggota buat adakan pemeriksaan lebih lanjut ...

dari hasil pemeriksaan lebih lanjut melalui kasi provam polresta palangkaraya telah di adakan pengecekan di TKP  ..

dan di temukan ruangan anggota lantas tersebut telah terkunci rapat ..dan tak seharusnya ruangan anggota lantas di kunci seperti ini ucap kasi provam polresta palangkaraya ...

dari hasil insvestegasi dan cek lapangan serta klarifikasi terhadap dua warga (rendy dan eric )telah di adakan BAP  yang di mulai sejak jam 10:00 sampai jam 00:00 ..

Terkait adanya dugaan pemerasan tersebut kedua oknum anggota lantas tersebut berdalih bahwa bukan mereka yang minta ..namun kedua warga tersebut yang memberi secara iklas ...beda jauh dengan keterangan dari kedua warga tersebut yang menuturkan bahwa uang yang awalnya dimintai senilai  rp 8.000.000. lebih tersebut berdasarkan permintaan oknum oknum anggota lantas tersebut ..namun karna uangnya tidak cukup yang berujung hanya rp 4.000.000. Yang di mintai dengan menyudurkan satu amplop kosong oknum tersebut meminta agar salah satu warga tersebut buat memasukan uang tersebut ke dalam ampolp tersebut (jangan serahkan ke saya ,ada cctv tuh ) ucap oknum tersebut yang di tirukan oleh warga saat di mintai keterangan ....

akhirnya uang tersebut di taruh di atas meja dan kedua warga tersebut di minta menanda tangani surat tilang yang berwarna kuning yang artinya bahwa kedua warga tersebut telah membayar denda tilang dan telah bayar di tempat ..kedua warga tersebut berharap agar uangnya bisa dikembalikan dengan utuh ..

dan harapan kami cuma satu kembalikan uang kami ..masalah perbuatan kedua oknum anggota lantas tersebut biarkanlah pihak yang berwenang menangani lebih lanjut ..kami hanya mau uang kami kembali ucap rendy dan eric saat di tanyakan maunya mereka gimana oleh salah satu anggota team penyidik provam polresta palangka team insvesetegasi lapangan (irwa/Moh Asep/mulus)

Tidak ada komentar