Breaking News

Dukung Keputusan Pimpinan KPK, Relawan SUN Minta Novel Basewan CS Legowo Terkait Kisruh TWK KPK, Relawan SUN Dukung Keputusan Pimpinan KPK


Pekanbaru – Patroli88investigasi.com-Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini menjadi perdebatan di masyarakat, ada yang mendukung, dan tak sedikit pula yang kontra.

Dari hasil tes tersebut menyebabkan 51 anggota Komisi Anti Rasuah tersebut harus diberhentikan oleh pimpinan KPK Firli Bahuri karena tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan itu.

Relawan Suara Untuk Negeri (SUN) H. Sahrin turut berkomentar terkait TWK KPK itu.

Saat dikonfirmasi awak media via sambungan telepon seluler, Kamis (27/5/21) Ia menilai keputusan Ketua KPK memberhentikan anggota yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan itu sudah tepat.

“Keputusan yang diambil Ketua KPK memberhentikan pegawai yang tidak lolos TWK saya nilai sudah tepat. Hal ini merupakan bagian dari peningkatan SDM didalam tubuh KPK, baik dari segi peningkatan kemampuan maupun kesetiaan kepada UUD 45 dan Pancasila, "ungkap H. Sahrin.

Menurutnya KPK harus Steril dari segala aspek yang dapat merusak citra lembaga anti rasuah itu

“KPK bukan hanya sebagai salah satu ujung tombak pemberantasan Korupsi di negeri ini, tetapi juga merupakan sebagai role model dalam penerapan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, karena kita tahu hingga saat ini, besarnya kepercayaan masyarakat kepada KPK untuk memberantas tindak pidana korupsi, maka dari itu kita tidak ingin kinerja KPK yang selama ini sudah bagus tercoreng oleh isu isu yang secara tidak langsung dapat melemahkan kinerja KPK, salah satunya isu tentang terpapar radikalisme, taliban dan lainnya yang sempat santer kita dengar belakangan ini, tentu ini sangat tidak baik, "ujarnya.

Di tambahkannya “bukan berarti saya mengatakan anggota KPK yang 51 orang itu terpapar radikalisme ataupun terlibat Taliban, tetapi kita tidak mau energi KPK habis untuk menangani isu isu yang tidak ada korelasi dengan tupoksinya (KPK-red)” imbuh H. Sahrin.

H. Sahrin mengingatkan bahwa tindak pidana korupsi yang sangat menyengsarakan rakyat harus dilawan dan KPK harus segera menyelesaikan kasus-kasus besar.

“Saat ini kita sedang ‘berperang’ melawan korupsi yang semakin menggerogoti bangsa ini, dimana modus operansinya semakin canggih saja, untuk itu kita ingin KPK semakin Kuat dan lebih fokus menuntaskan kasus-kasus korupsi”.

Untuk itu menurut H. Sahrin, anggota yang tidak lulus TWK itu untuk legowo menerima keputusan yang telah diambil oleh Pimpinan KPK.

“Saya minta kepada Saudara Novel Baswedan dan yang lainnya dengan sikap satria untuk berbesar hati dan legowo terhadap keputusan Pimpinan KPK, jangan dibikin kisruh lagi. Jangan habis energi KPK hanya gara2 tidak terima diberhentikan, toh untuk mengabdi kepada bangsa ini bukan hanya di KPK saja, masih banyak tempat lain untuk membuktikan kecintaan kepada bangsa ini. Dan bagi Kasatgas KPK yg tidak terpilih lagi, ayo berjuang dari jalan yg lain utk NKRI yang kita cintai ini. kalian jujur ,kalian hebat, lebih hebat lagi kalian legowo walaupun, harapan saya jangan ada kegaduhan lagi”. tutup relawan Suara Untuk Negeri itu.(erik/mulus red)

Tidak ada komentar