Breaking News

Pemkab Ciamis Mengikuti Rapat Koordinasi yang Digelar Provinsi Jawa Barat Secara Video Conference




Ciamis,patroli88investigasi.com_Pemerintah Kabupaten Ciamis mengikuti Rapat Koordinasi yang digelar Provinsi Jawa Barat secara video conference. Video conference itu dilakukan Pemerintah Kabupaten Ciamis di Aula vicon Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (29 April 2021).

Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya dan Wakil Bupati Ciamis Yana D. Putra mengikuti secara langsung Rakor vicon dengan Gubernur Provinsi Jawa Barat. Turut serta mengikuti rakor di Pemda Ciamis yakni Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., Dandim 0613/Ciamis Letkol Czi Dadan Ramdani, S.Sos., M.A.P., dan Satgas Cocid-19 Kabupaten Ciamis.

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., mengatakan, kehadirannya dalam rakor secara vicon itu sebagai bentuk sinergitas bersama TNI dan Pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 di masa Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Dimana koordinasi sangat dibutuhkan agar saat pelaksanaannya nanti dapat berjalan lancar.

"Saya hadir disini mewakili Institusi Polri siap bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Kabupaten Ciamis menjalankan instruksi pemerintah pusat mengenai larangan mudik. Selain itu juga di sisi penanaganan Covid-19 khusunya diwilayah Kabupaten Ciamis dan Hukum Polres Ciamis," kata Kapolres.

Kapolres berharap, kordinasi yang berjalan baik dapat terus ditingkatkan sehingga dalam pelaksanaannya nanti berjalan aman, lancar dan terkendali. "Rapat ini untuk kita menyamakan persepsi dalam pengambilan keputusan saat dilapangan. Sehingga pada saat pelaksanaan instruksi Pemerintah Pusat terkait larangan mudik dapat berjalan secara maksimal, aman, lancar dan kondusif," tandasnya.

Adapun hasil dari pada Rakor bersama Gubernur Jawa Barat, yakni dibahas beberapa agenda. Meliputi update pembahasan mengenai perkembangan Covid-19 terkini, persiapan perpanjangan PPKM Mikro, dan perkembangan pemulihan ekonomi daerah.

Mengenai penerapan PPKM mikro, lebih mengedepankan penyekatan dan intruksi dilarang Mudik dalam rangka situasi pada saat Pandemi saat ini. Pemerintah bekerjasama dengan TNI dan Polri akan melakukan penyekatan di beberapa Titik  yg sudah disiapkan untuk mengantisipasi adanya pemudik yang bocor, dan juga tempat isolasi  di wilayahnya masing-masing.

Gubernur juga menyampaikan tentang tempat wisata. Dimana Gubernur meminta agar setiap lokasi wisata untuk lebih diperhatikan terkait penerapan protokol kesehatan dan instruksi pemerintah pusat di masa pandemi.

Petugas akan melakukan Rapid antigen di setiap terminal, Rest Area dan titik lain yg sudah di tetapkan, kemudian kebijakan peniadaan mudik pada hari Raya Idul Fitri terdapat 3 masa yaitu, masa pengetatan mudik/pra dari tanggal 22 April sampai 5 Mei 2021, selanjutnya untuk masa peniadaan mudik pada tanggal 6 Mei sampai 17 Mei, dan terakhir masa pengetatan mudik/pasca dari tanggal 18 Mei sampai 24 Mei 2021.

(Ayep,Aji/moh asep)

Tidak ada komentar