Breaking News

Desa Mundu Mesigit Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon Melaksanakan Musdesus Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2021




Cirebon,patroli88investigasi.com_Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) adalah musyawarah antara Badan Permusyawaratan Desa, Pemerintah Desa dan unsur masyarakat yang diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa untuk menyepakati hal yang bersifat strategis sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 tentang Musyawarah Desa.

Sesuai peraturan tersebut terdapat 2 jenis Musdes, yaitu terencana dan insidental. Musdes terencana dipersiapkan dan dituangkan dalam RKP Desa pada tahun sebelumnya. Sedangkan musdes insidental dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa dan kejadian mendesak.

Sehubungan dengan adanya bencana non alam yang diakibatkan oleh penyebaran pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang berdampak bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Desa maka dilaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Dalam rangka penanganan dan penyebaran pandemi Covid-19 di desa melalui penggunaan dana desa dapat digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada penduduk miskin di desa sebagaimana tercantum pada Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Nomor 11  Tahun 2019 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 40/PMK/07/2020 tentang Perubahan Atas Peranturan Menteri Keuangan Nomor 205/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa.

Dalam rangka pengelolaan dana desa melalui BLT kepada penduduk miskin, pemerintah desa Mundu Mesigit di wilayah Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon melaksanakan musdesus. 

Pemerintahan Desa Mundu Mesigit Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon menggelar musdesus bertempat di Balai Desa Mundu Mesigit Kegiatan dilaksanakan melalui pertemuan tatap muka tetapi tetap mengindahkan imbauan pemerintah tentang social dan physical distancing mengingat masyarakat di desa tidak sepenuhnya memahami teleconference dan kondisi jaringan di desa ada yang mengalami kesulitan. 

Agenda kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka validasi, finalisasi, dan penetapan data rumah tangga calon penerima BLT dana desa. Selain itu juga dibahas mengenai bantuan pemerintah mulai dari pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi maupun dari pemerintah pusat untuk penanggulangan dampak pandemi Covid-19 ini. Kegiatan ini dihadiri oleh  Camat Mundu H.Anwar Sadat,S.Sos.M.si, Kuwu Mundu Mesigit Syarifuddin, perangkat desa, ketua BPD A.Taufiq dan anggota BPD, Puskessos, Bhabinkamtibmas, Bripda Eko Wahyudi, Bhabhinsa Serda Sukardi,      Ketua LPM Bagja Supriatna, Karang taruna, RT dan RW serta unsur lain yang terkait di desa. tentang Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, metode pengalokasian untuk BLT-Dana Desa sebesar 30% dari besaran Dana Desa Mundu Mesigit yaitu hanya mencakup sebanyak 100 KPM, sedangkan yang di ajukan Ketua RT melalui Puskessos sebanyak 130 KPM sehingga belum bisa menutupi kebutuhan masyarakat.

Dalam pertemuan ini, Kepala Desa(Kuwu) Mundu Mesigit Syarifuddin menyampaikan bahwa mayoritas masyarakat menyatakan diri terdampak Covid-19 dan memberikan apresiasi kinerja Relawan Desa Lawan Covid-19 melalui seluruh Ketua RT yang melakukan pendataan serta memverifikasi calon penerima BLT-Dana Desa dan sasaran untuk penerima BLT-Dana desa kali ini adalah para jompo 

“Saya menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Relawan Desa Lawan Covid-19 melalui seluruh Ketua RT untuk mendata dan memverifikasi rumah tangga calon penerima BLT-Dana Desa karena mayoritas masyarakat terdampak Covid-19 ini,” ungkap Syarifuddin.

Disamping itu, Kepala Desa Mundu Mesigit juga menyampaikan bahwa untuk mencukupi kekurangan kebutuhan masyarakat Pemerintah Desa Mundu Mesigit telah berupaya semaksimal mungkin agar penerima BLT-Dana Desa ini bisa terakomodir semua.

Pada kesempatan yang sama, Camat Mundu H.Anwar Sadat,S.sos.M.si menyampaikan dan memberikan arahan kepada Pemerintah Desa Mundu Mesigit dan BPD serta seluruh peserta yang hadir agar memperhatikan dan berpedoman kepada petunjuk teknis terkait BLT Dana Desa ini untuk menghindari kesalahan dalam mengambil keputusan.

“Saya berharap pemerintah desa dalam mengambil keputusan agar senantiasa berpedoman pada petunjuk teknis terkait BLT-Dana Desa untuk meminimalisir adanya kesalahan dan jangan sampai mengambil keputusan yang dapat menjadi masalah hukum di kemudian hari,” kata H.Anwar Sadat,S.Sos.M.si (Agus Mulyanto)

Tidak ada komentar